kabartuban.com– Langkah aparat gabungan TNI dan Polri, dalam menindak tegas kelompok terduga teroris diapreaiasi sejumlah Organisasi Kepemudaan di Kabupaten Tuban. Mereka menilai tindakan cepat dan tegs aparat saat melakukan penyergapan para terduga teroris di ladang jagung di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Sabtu (8/4/2017) lalu sudah tepat.
“Teroris adalah musuh negara, selain mengusung paham radikalisme, mereka juga mengancam keutuhan negara,” ujar ketua KNPI Nasrul Umam (12/4/2017).
Ketua KNPI ini juga meminta negara bertindak tegas dengan membasmi komplotan teroris di Indonesia. Sebab selain meresahkan, aksi terorisme dan penyebaran paham radikal berpotensi mengancam kedaulatan NKRI.
“Harus dibubarkan karena anti NKRI, mereka juga makar pada negara ini,” tegas Umam.
Hal senada diungkapkan Ketua Karang Taruna Kabupaten Tuban, Luluk Hamim Mukjizat. Dia menilai langkah yang dilakukan aparat bukanlah pelanggaran konstitusi, meski ke enam terduga teroris akhirnya tewas oleh tembakan petugas.
“Orang yang tidak tahu mungkin akan berkata kenapa tidak dilumpuhkan tanpa harus menembak mati. Namun petugas tentu memiliki pertimbangan sampai terduga teroris di tembak mati, ” kata Hamim.
Oleh karenanya, Karang Taruna Kabupaten Tuban mengaku bangga dengan petugas kepolisian dan TNI serta memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada petugas. Meski dalam penyergapan itu tidak ada satupun terduga teroris yang selamat.
“Secara tegas kami mendukung langkah aparat kepolisian dan TNI,” katanya.
Ditempat lain, Ketua PC GP Ansor Tuban, H. Syafiq Syauqi, Lc lebih meminta masyarakat berhati-hati dan mewaspadai setiap kelompok dan faham yang mengarah pada ajaran radikal. Ansor juga meminta masyarakat melaporkan jika menemukan kelompok dan ajaran radikal yang mengancam keutuhan NKRI.
“Jika mereka tidak sefaham dengan sistem pemerintah silahkan keluar dari NKRI, Jika tidak puas dengan penerapan hukum silahkan lakukan upaya yang benar bukan melakukan, teror,” katanya. (Luk)
