Tuban Selatan Masih Marak Pengolah BBM Ilegal

kabartuban.com- Pertamina Eksplorasi Produksi (Pertamina EP) Asset 4, mengindikasikan masih banyak aktfitas pengolahan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar ilegal di wilayah Kabupaten Tuban.

Hal ini berdasarkan hasil penertiban petugas kepolisian terhadap sedikitnya lima libu liter solar ilegal yang diduga berasal dari  pengolahan tradisional dari sejumlah kecamatan wilayah selatan Kabupaten Tuban.

Field Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto mengatakan,  di wilayah Kabupaten Tuban, selain pengungkapan oleh polisi masah ada beberap titik penyulingan seperti di Jatirogo maupun Senori. Kata Dia, sebagian sudah sering dioperasi tetapi kadang akan aktif beroperasi lagi saat petugas lengah.

“Masih ada beberapa titik penyulingan, seperti Senori maupun Jatirogo,” kata Agus (21/01).

Menurut Agus, BBM yang disuling biasanya berasal dari wilayah Kedewan dan Malo Kabupaten Bojonegoro. Minyak-minyak ini dibawa oleh perengkek maupun pengepul. Namun untuk mengelabuhi petugas biasanya para perengkek ini akan mengatakan jika minyak itu untuk disetorkan kepada penampungan minyak resmi Pertamina.

“Oknum trader dan pengepul selalu mengelabuhi petugas, mereka mengatakan akan dibawa ke Pertamina padahal akan diselewengkan,” terang Agus.

Dijelaskan, masih maraknya penyulingan solar illegal dan pengoplosan ini disebabkan masih adanya permintaan pasar, selain itu juga ulah spekulan solar oplosan yang biasanya menjual lebih murah solar ilegal dibanding dengan harga umum di Stasiun pengisian bahan Bakar Umum (SPBU)

“Pelaku tidak menyerahkan ke pertamina, mereka akan menjualnya di luar sebagai solar oplosan, dengan harga yg lebih rendah dari SPBU. Jadi memang kita tidak boleh lengah dan menyerah utk memberantas mereka,” tegas Agus Amperianto.

Dari data Pertamina EP Asset 4, penyulingan solar oplosan juga marak di Kecamatan Senori, seperti di Desa Jatisari, dan Kaligede. Banyak penduduk  berprofesi sebagai menyuling Solar yang sebagian besar kiriman dari perengkek dari Sumur Tua Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

Pihak Pertamina EP saat ini juga bersinergi dengan Polres Tuban dan Bojonegoro. Hasil tangkapan awal pekan bulan ini, menjadi bukti bahwa keseriusan pihak kepolisian menyelamatkan asset negara.

“Saya menghargai upaya keras Polres Tuban dan keseriusan pemberantasan yang yang dilakukan oleh oleh Kapolres Tuban Fadly Samad,” imbuh Agus.

Sementara itu Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, berkomitmen melakukan penertiban BBM ilegal. Bahkan Kapolres tidak main-main dan akan melakukan upaya lanjutan memberantas para pelakunya.

“Kami akan kordinasikan dengan Pertamina EP Asset 4, setelah itu dilakukan operasi,” katanya. (Luk)

Populer Minggu Ini

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa 1447 H di Tuban Menanti Sidang Isbat

kabartuban.com - Upaya penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di...

Hilal Diprediksi di Bawah Ufuk, Tuban Siapkan Pemantauan di Menara Banyuurip

kabartuban.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Menara Banyuurip...

Pembelajaran Ramadan 2026 Diatur Pemerintah, Fokus Penguatan Karakter dan Nilai Spiritual Siswa

kabartuban.com - Bulan Ramadan tidak hanya menghadirkan suasana khusyuk...

Tiga Barongsai Semarakkan Imlek di Kwan Sing Bio Tuban, Warga Padati Area Klenteng

kabartuban.com - Suara tabuhan tambur menggema, disusul sorak sorai...

Khidmat Sambut Imlek, Umat Padati Dua Kelenteng Bersejarah di Tuban

kabartuban.com – Di tengah wangi dupa yang mengepul dan...

Artikel Terkait