kabartuban.com – Warga Dusun Borehbangle, Desa Borehbangle, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan ditemukannya seorang perempuan lansia dalam kondisi meninggal dunia dengan cara Gantung diri di dalam rumahnya, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran mempunyai riwayat sakit lambung kronis yang tak kunjung sembuh, Jumat (30/1/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial K (60), warga setempat yang sehari-hari tinggal bersama suaminya. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang tetangga korban, Sri Patun, saat tengah beraktivitas di sekitar rumah korban.
Berdasarkan keterangan kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, Sri Patun, awalnya mencoba memanggil korban dari belakang rumah karena mencurigai adanya aktivitas dapur yang belum dimatikan. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah. Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian menuju ke bagian depan rumah dan mendapati pintu dalam keadaan terbuka.
“Saksi melihat ke dalam rumah dan tidak menemukan korban di ruang depan. Saat melihat ke bagian dalam, saksi mendapati sosok perempuan dalam kondisi tidak wajar, dengan posisi leher terikat tali dan tergantung pada bagian atap rumah. Karena takut, saksi tidak berani masuk dan memanggil warga lain,” terangnya
Warga kemudian berdatangan serta memastikan, dan diketahui korban telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Polsek Merakurak untuk penanganan lebih lanjut.
Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Tuban, Tim Pamapta, serta tenaga medis dari Puskesmas Temandang langsung mendatangi lokasi kejadian. Aparat melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga menemukan sejumlah barang di lokasi, di antaranya obat-obatan, surat rujukan berobat, serta hasil pemeriksaan laboratorium dari puskesmas.
Siswanto mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan keluarga dan temuan di lapangan, korban diketahui memiliki riwayat sakit lambung kronis dan sering menjalani pengobatan.
“Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa ini tidak mengarah pada tindak pidana. Namun demikian, kami tetap melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur untuk memastikan kejadian tersebut,” ujarnya
Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman setelah dilakukan pemeriksaan medis.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan fisik maupun mental anggota keluarga dan lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan kondisi yang membutuhkan perhatian khusus. (fah)
**Berita ini memuat informasi tentang kematian akibat bunuh diri. Konten disajikan untuk kepentingan informasi publik dan tidak dimaksudkan untuk menormalisasi, membenarkan, atau mendorong tindakan serupa. Pembaca yang merasa tidak nyaman atau memiliki kerentanan psikologis disarankan untuk tidak melanjutkan membaca dan segera mencari dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, atau layanan konseling profesional.
