Warga Kembali Blokir PLTU Tuban

423

2/10/2014 7:54 AMkabartuban.com – Ratusan warga dari lima desa di Tuban menggelar aksi unjuk rasa dengan memblokir akses jalan masuk lokasi proyek pembangunan Pembangkit Lisrik Tenaga Uap (PLTU), Selasa (11/2/2013). Dalam aksinya, mereka mendesak Pembangkit Jawa Bali (PJB) untuk mendesak manajernya yang bernama Bambang. Tuntutan pemecatan Bambang dari jabatannya karena warga menilai bahwa yang bersangkutan tidak memiliki kepedulian kepada warga ring satu PLTU.

Aksi warga dengan cara memblokir pintu masuk ke lokasi proyek ini otomatis  melumpuhkan aktifitas proyek pembangunan PLTU Tuban. Warga juga menilai bahwa manajer PJB tersebut sebagai sosok yang arogan dan sombong, karena sebagai manager di PLTU tidak pernah menjalin komunikasi dengan warga sekitar.

Selain membentangkan sejumlah poster dan saling bergantian orasi, aksi protes ratusan warga ini juga dilakukan dengan cara membentangkan bus di depan pintu proyek. Akibatnya, puluhan pekerja proyek tertahan di luar lokasi proyek karena tidak dapat masuk lokasi proyek.

Sementara itu, engginer PLTU Tuban, Danang berusaha melakukan komunikasi dengan demonstran. Namun Danang pun harus kembali tanpa hasil, karena massa bersikukuh menuntut paksa agar manajer  (PJB)  segera dipecat.

Kepada sejumlah wartawan, Koordinator aksi, Suwarno menambahkan, “Selain itu warga menuntut agar badan usaha dan tenaga kerja untuk supporting akan dikelola warga ring satu. Tenaga kerja supporting adalah cleaning service, office boy, driver,  perawatan jalan dan taman. Termasuk security diminta untuk menggunakan badan usaha lokal,” paparnya.

Aksi protes ratusan warga ini berakhir setelah manajer operasi PBJ, Ubaidi Susanto menemui mereka. Meskipun dialog berlangsung cukup alot, pada akhirnya lahir sejumlah kesepakatan antara kedua belah pihak, dan warga pun mengakhiri aksinya. (af/im)