kabartuban.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, meminta pada seluruh warga masyarakat tuban, utamnaya yang berada pesisir dan yang berprofesi sebagai nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul cuaca buruk yang terjadi pada laut utara pulau jawa, sejak sepekan ini.
“Kami mengimbau masyarakat utamanya nelayan, berhati hati, bukan menakut nakuti, jika memang tidak memungkinkan pergi melaut ditunggu hingga cuaca membaik,” kata Kepala BPBD Tuban Joko Ludiyono.
Menurut Joko, data yang diterima BPBD Tuban dari Badan Meterologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca bukur diprediksi masih akan terjadi hingga akhir bulan Januari ini, dan puncaknya akan terjadi pada 29 Januari. Joko berharap selama cuaca buruk tidak ada hal hal buruk yang terjadi, apalagi hingga menelan korban jiwa.
“Sampai tanggal 29 Januari ini, prediksi BMKG, laut kita ketinggian gelombang 2,5 hingga 5 meter,” terang Joko.
Sementara itu, akibat cuaca buruk, sejumlah nelayan memilih memarkirkan perahu mereka di pantai, agar tidak rusak dihantam ombak. Para nelayan memprediksi, ombak tinggi masih akan berlangsung hingga pekan depan, selama berhenti melaut, mereka biasanya memperbaiki peralatan melaut.
“Hampir satu minggu ini, tetap melaut kalau terpaksa di sekitar sini aja tidak jauh-jauh, karena ombaknya besar,” kata Mustofa salah satu nelayan dari Desa Kradenan, Kecamatan Palang. (Luk/Rul)
