Gaet Wisatawan, Paguyuban Pedagang Gelar Festival Makanan Khas

kabartuban.com – Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan, atas limpahan rizki yang diberikan, paguyuban pedagang wisata pemandian Bektiharjo gelar Festival Makanan Khas yang berada di objek wisata dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Tuban, Kamis (20/6/2019), dan menjadi salah satu cara menggaet wisatawan untuk berkunjung di bektihatjo.

Sekretaris Desa yang juga Penanggungjawab sementara (PJS) Kepala Desa Bektiharjo, Lilik menyampaikan, ini bukti kerjasama Pemdes dan warga untuk mengangkat potensi lokal desa. Potensi yg ada selama ini jalan sendiri-sendiri (autopilot), ke depan diharapkan dengan kerjasama yang lebih baik, dapat mengangkat nama desa dan makanan khas yang ada di dalamnya.

“Memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang berbagai makanan yang ada di wisata Bektiharjo,”kata Lilik kepada awak media.

Sementara itu, ketua Paguyuban pedagang Bektiharjo Untung Sadewa mengatakan, ada 20 pedagang yang tergabng dalam komunitanya. Ia berterimakasih pada semua pedagang yang ada yang tetep menpertahankan jalinan komunikasi yang baik selama ini.

“Saya ucapkan terima kasih, dan semoga tetap rukun, guyup dan sejahtera bersama,” tambahnya.

Di dalam festival makanan tersebut dihidangkan, diantaranya, Becek ayam, Ayam panggang, Tahu lontong, Kare ayam, Rujak lontong, rujak petis manis,, Rujak petis asin, rujak kerak, rujak kacang, ayam goreng lalapan, Es siwalan, es dawet, dan es legen Bektiharjo. (Dur/Rul)

Populer Minggu Ini

Ketegangan Memuncak di TBBM Tuban, AMT Tantang Tekanan PHK Massal

kabartuban.com - Ketegangan antara ratusan Awak Mobil Tangki (AMT)...

AMT Mogok Total, Distribusi BBM Tuban Kolaps dalam Hitungan Jam

kabartuban.com - Roda distribusi bahan bakar minyak (BBM) di...

Skema 50:50 ASN Tuban Dimulai, Separuh Pegawai Resmi WFH Tiap Jumat

kabartuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban mulai mengubah wajah birokrasi...

Perjalanan Pulang Berujung Duka, Nelayan Tewas 5 Mil dari Pelabuhan Palang

kabartuban.com - Seorang nelayan asal Kabupaten Lamongan dilaporkan meninggal...

Desa Digital di Tuban Dikeluhkan: Bayar Mahal, Internet Justru Lemot

kabartuban.com - Program internet gratis atau Desa Digital di...

Artikel Terkait