Warga Semanding Tewas Disambar Petir Saat Bermain Ponsel

439

131125_tbn_Tewas tersambar petir 2 001kabartuban.com – Seorang warga tewas mengenaskan dengan luka bakar di lehernya, setelah disambar petir dua kali. Peristiwa itu terjadi di dalam rumah, saat korban sedang asik mengoprasikan ponselnya yang sedang disambungkan charger karena kehabisan baterai.

Peristiwa menggemparkan terjadi pada Senin sore, (25/11/2013). Bapak satu anak, warga Dusun Glodakan, Desa prunggahan kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten  Tuban tersebut tewas disambar petir hingga dua.

Peristiwa nahas itu terjadi saat hujan deras  disertai gemerlapnya petir. Kala itu Slamet Mulyono (26) sedang asik mengoprasikan ponselnya yang disambungkan charger karena kehabisan batrai. Secara mendadak, ponsel yang digunakan Slamet mengeluarkan strum dan mengalir ke tubuhnya. Kejadian pertama itu tidak membuat Slamet khawatir, justru dia makin asyik menggunakan ponselnya untuk sms.

Tidak disangka oleh Slamet, kejadian itu terulang lagi. Setelah kedua kalinya, Slamet langsung terpental hingga dua meter. Seketika itu pula Slamet tewas dan lehernya mengalami luka bakar.

Sontak, peristiwa itu membuat keluarga korban histeris, terutama istri korban yang bernama Kasti. Tiada hentinya Kasti terus mengeluarkan tetesan airmata, karena tidak kuat menahan kesedihan yang mendalam.

Kapolsek Semanding, AKP Mardiah menyatakan, “Polisi yang tiba ke rumah duka meminta agar jasad korban di otopsi, namun keluarga korban menolak, karena korban meninggal karena murni kecelakaan akibat disambar petir”.

Usai di sucikan, jasad korban akan disemayamkan di pemakaman umum desa setempat. Sementara itu, petugas kepolisian polsek semanding terus memberikan pengarahan kepada warga agar tidak mengoprasikan ponselnya di saat hujad deras, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. (af/im)