Semen Gresik Selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Konstruksi Untuk Warga Tuban

kabartuban.com – Sebanyak 124 orang peserta dari 18 kecamatan di Kabupaten Tuban, yang berprofesi sebagai tukang bangunan mengikuti pelatihan dan sertifikasi konstruksi yang diselenggarakan oleh Semen Gresik (SG) di bawah naungan PT Semen Indonesia (SI). Acara yang digadang sebagai bentuk kepedulian sosial Semen Gresik terhadap tenaga konstruksi tersebut berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (16-17/11/2016) bertempat di Hotel Mustika Tuban.

Direktur Komersial Semen Gresik, Mukhamad Saifuddin mengatakan, upaya ini terus dilakukan untuk membina hubungan dengan para Stakeholder, termasuk dengan para tukang bangunan, mengingat sebagian besar dari kuli bangunan yang ada saat ini belum ada yang mengikuti pelatihan semacam ini.

“Selama ini banyak pekerja bangunan yang memperoleh kemampuannya secara otodidak atau turun temurun, bukan didapat melalui pelatihan dari tenaga ahli. Oleh karena itu, penting bagi para pekerja konstruksi untuk mendapat ilmu langsung dari pakarnya,” kata Saifuddin pada kabartuban.com Rabu (16/11/2016).

Lebih lanjut, Saifuddin menjelaskan, bidang yang disampaikan meliputi teknik pasang bata, konstruksi secara umum, karakteristik dan kegunaan masing-masing ragam semen. Semakin banyak bidang yang ditekuni bertujuan agar mereka dapat memilih dan memaksimalkan keunggulan masing-masing sesuai keahlian di bidangnya.

“Kami berharap, dengan adanya pelatihan dan sertifikasi konstruksi ini, tukang bangunan yang ada di Tuban bisa mendapatkan banyak ilmu baru langsung dari ahlinya, sehingga dapat membuat bangunan dengan baik dan benar,” ujar Saifuddin.

Disamping itu, imbuh Saifuddin, kegiatan ini merupakan sinergi antara Perseroan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jawa Timur, mengingat saat ini telah diberlakukan perdagangan pasar bebas Asean, acara tersebut juga bertujuan untuk mempersiapkan kompetensi menghadapi era  Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).

“Pasca kegiatan ini, SG juga memberikan hadiah bagi peserta yang memperoleh nilai bagus, diantaranya berupa beasiswa dan sejumlah alat bangunan,” tutur Direktur SG itu.

Masih terang Saifuddin, program pelatihan tenaga konstruksi ini merupakan program rutin yang telah dilakukan Perseroan sejak tahun 2006. Hingga saat ini jumlah anggota komunitasnya telah mencapai 11.981 orang, hampir 5.000 diantaranya telah mendapat sertifikasi oleh Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi (LPJK).

“Selain itu, SG juga sedang mempersiapkan portal khusus tukang bangunan berbasis website dan call center, agar mereka dapat meningkatkan kompetensinya secara mandiri dan masif,” tutupnya.(lk/din)

Populer Minggu Ini

Guru Honorer Tuban Resah, Penghapusan Honorer Dinilai Tutup Harapan Calon Guru

kabartuban.com - Kebijakan penghapusan tenaga honorer di sektor pendidikan...

Jelang Iduladha, Angka Cerai di Tuban Melonjak

kabartuban.com - Suasana Hari Raya Iduladha yang biasanya identik...

Blackout Massal Tiga Kabupaten, Aktivitas Warga Tuban hingga Lamongan Lumpuh Total, Ratusan Personil di Kerahkan

kabartuban.com - Pemadaman listrik massal melanda sejumlah wilayah di...

Mayoritas Warga Tuban Belum Lulus SMP, Pemkab Siapkan Jurus Baru Lewat SPMB 2026

kabartuban.com - Di tengah upaya pembangunan yang terus digencarkan,...

Diduga Sopir Mengantuk, Bulk Truck Adu Banteng dengan Truk Box di Jalur Pantura Tuban

kabartuban.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pantura...

Artikel Terkait