Busana Jadul Jadi Trend Masa Kini

Kabartuban.com- Dunia Fashion memang tiada habisnya, setiap tahun selalu muncul trend baru baik yang benar baru, atau merupakan modifikasi dari busana model lama.

Salah satunya adalah busana jadul alias jaman dalu yakni busana Katu Baru sejenis kebaya jawa yang digunakan orang tua. Saat ini busana itu menjadi trend yang banyak digunakan oleh kaum hawa.

Pemilik Butik Jasmin Jalan Basuki Rachmad, Marena Dewi Imaniar mengatakan, belakangan ini busana jaman dahulu seperti Katu Baru, sejenis kebaya klasik banyak diminati olah kamum muda putri, mereka menjadikan busana ini sebagai busana kasual yang dapat dpadukan baik sebagai busana muslim maupnun harian lainya.

“Kalau baju kembali ke jaman dahulu,  yang paling laku sih baju  katu baru,” kata Dewi.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, busana Katu Baru ini biasanya akan dipadukan dengan bawahan motif batik,  atau songket degan motif tradisional. Gaya ini, kerap digunakan wanita muda untuk berbagai kegiatan seperti acara resmi maupun semi formal.

“Biasanya yang sering dipadukan dengan bawahan batik, atau motif klasik,” katanya.

Dikatakan pula,  munculnya kembali busana jadul sebagai trend ini sebenarnya bukan tanpa alasan, kreatifitas desainer yang terus berkembang membuat mode klasik mampu muncul kembali sebagai fashion moderen.

“Biasanya ada tambahan usur kombinasi batik, tidak satu warna seperti Katu Baru jaman dahulu,” kata Dewi.

Untuk mempercantik penampilan, biasanya para wanita akan melengkapi busananya dengan aksesoris tas tenteng, yang saat ini dibanjiri model-model tas dari china. Dengan bentuk yang unik dan simple, tas tersebut juga sangat diminati wanita muda, atau remaja yang didukung dengan harga yang cukup terjangkau.

“Biasanya dipadukan dengan tas jinjing dari cina yang bahanya kulit sintetis, ini sangat digemari baru-baru ini, oleh remaja dan wanita muda atau anak-anak kuliahan,” pungkas Marena Dewi Imaniar (Lk)

Populer Minggu Ini

Puluhan Petani di Merkawang Keluhkan Debu Klinker, PT SBI Sebut Faktor Angin dan Cuaca Kering

kabartuban.com – Puluhan petani di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo,...

60 Ribu Pemuda Tuban Jadi Perokok Aktif, Mayoritas Hisap Rokok Setiap Hari

kabartuban.com - Asap rokok masih menjadi pemandangan yang akrab...

Pemkab Tuban Raih WTP Ke-11 Berturut-turut

kabartuban.com - Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan...

DPRD Tuban Bongkar Dugaan Pelanggaran Ahsana, Warga Tagih Fasum hingga Sertifikat

kabartuban.com - Polemik perumahan Ahsana 2 di Kabupaten Tuban...

Asap Putih Selimuti Desa Selogabus, Aktivitas PT NESR Tuai Keluhan Warga

kabartuban.com - Kepulan asap putih disertai bau menyengat yang...

Artikel Terkait