kabartuban.com- Jasad Supar 45 th, warga Kabupaten Jombang, korban penambang pasir tradidional di bengawan solo kawasan Desa Glagahsari, Soko, Kabupaten Tuban, akhirnya di ditemukan warga setempat mengapung berjarak sekitar 500 meter dari lokasi tenggelam.
“Alhamdulillah korban sudah ditemukan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, Rabu (11/1)
Joko menjelaskan, setelah dievakuasi dari sungai bengawan solo, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Dr Koesma Tuban, untuk dilakukan pemeriksaan. “Langsung dilakukan evakuasi dan jasadnya dibawa ke RSUD untuk diperiksa,” katanya.
Disampaikan juga, korban ditemukan warga kekitar jam 24.01 dini hari tadi, oleh warga Glagahsari, yang kemudian dilaporkan kepada BPBD Tuban. Pencarian malam hari sebenarnya tidak disarankan karena beresiko, namun warga yang kebetulan dilokasi melihat korban terapung.
“Waktu itu kondisi lumayan cerah,” kata Joko.
Diketahui, sejak tenggelamnya korban pada hari Senin (9/1) pukul 15:00 WIB, selama dua hari tim SAR gabungan dibantu warga terus melakukan pencarian namun belum membuahkan hasil. (Luk)
