kabartuban.com – Gempa bumi berkekuatan 5,2 SR mengguncang utara Pulau Madura pagi tadi (21/9/2017) sekitar pukul 06.59 Wib, peristiwa tersebut di rasakan hingga di wilayah Kabupaten Tuban, namun Gempa itu tidak berpotensi Tsunami.
Dari data yang dapat dihimpun kabartuban.com melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, dari siaran Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya, gempa dengan koordinat episenter pada 6,2 LS dan 112,95 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 76 KM arah utara Kota Sepulu, Kabupaten Bangkalan, pada kedalaman 594 KM.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengatakan, dampak dari gempa itu dirasakan di Tuban, Bangkalan, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, dan Situbondo dalam skala intensitas I SIG-BMKG (II MMI).
“Gempa tersebut di akibatkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di sebelah utara Madura” ujar Joko.
Hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan BMKG, dari hasil monitoringnya belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). “Semoga Tuban, Aman dan tidak ada gempa susulan” terang mantan Camat Widang ini.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar wilayah Tuban, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
“Masyarakat tetap tenang dan Waspada, jangan mudah terprovaksi dengan isu yang belum jelas kebenarannya” pungkas Joko Ludiyono. (Dur)
