Pasca Puting Beliung, BPBD–TNI–Polri Gerak Cepat Bantu Warga Semanding

kabartuban.com – suasana haru masih terasa di Kecamatan Semanding, Tuban, setelah angin puting beliung menyapu wilayah itu pada awal pekan. Atap-atap rumah berserakan, pohon tumbang menutup jalan, dan warga terlihat sibuk membersihkan sisa-sisa kerusakan yang ditinggalkan angin kencang tersebut.

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Tuban per 9 Desember 2025, sebanyak 282 rumah tercatat rusak. Desa Penambangan menjadi lokasi terdampak paling parah, dengan 134 rumah rusak dan 13 pohon tumbang.

Di sisi lain, Desa Tegalagung juga mengalami kerusakan cukup berat dengan laporan 102 rumah rusak. Warga setempat mengaku angin kencang datang tiba-tiba, menyapu atap rumah dalam hitungan detik.

Kerusakan juga merata di desa-desa lain di kecamatan Semanding.
Berikut rinciannya, Prunggahan Wetan: 20 rumah rusak, 1 warung tertimpa pohon, serta 3 pohon tumbang, Prunggahan Kulon: 14 rumah rusak dan 1 pohon tumbang menimpa bangunan, Desa Semanding: 6 rumah rusak, Genaharjo: 5 rumah rusak, Sembungrejo: 1 rumah rusak, Kelurahan Gedongombo: 1 pohon tumbang hingga menutup akses jalan Bekti­harjo: 1 pohon tumbang.

Di tengah kondisi tersebut, BPBD Tuban, TNI-Polri, perangkat desa, dan para relawan terlihat bergerak cepat. Mereka membantu pembersihan puing, memotong pohon tumbang, hingga menyalurkan paket sembako untuk warga yang terdampak, Sejumlah keluarga tampak menerima bantuan sambil menahan rasa cemas, mengingat cuaca masih tidak menentu.

Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, mengatakan bahwa pihaknya kini memasuki masa pemulihan pascabencana. Bantuan sembako telah diberikan kepada warga, dan perbaikan rumah ringan dilakukan secara gotong royong.

“Kami bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat telah melakukan gotong royong memperbaiki rumah yang rusak ringan. Untuk rumah yang rusak berat dan membutuhkan tukang, BPBD mensuport dengan memberikan bantuan bahan bangunan bagi korban terdampak,” jelasnya.

Sudarmaji juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan angin puting beliung di Kabupaten Tuban.

“Warga yang tinggal di hamparan luas seperti Semanding, Rengel, Widang, dan Plumpang harus lebih waspada. Segera tebang pohon tua atau berukuran besar agar tidak membahayakan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para pengendara agar tidak memaksakan diri melintas di jalan yang banyak pepohonan ketika hujan deras disertai angin kencang.

“Lebih baik berteduh dulu. Pohon bisa roboh kapan saja,” tambahnya.

Selain itu, ia mengingatkan warga di daerah perbukitan untuk mewaspadai potensi tanah longsor dan banjir bandang selama puncak musim hujan berlangsung.

Saat ini, akses jalan yang sempat tertutup telah dapat dilewati kembali, dan aliran listrik yang sebelumnya padam telah menyala normal.

Bagi sebagian warga, angin puting beliung kali ini menjadi kejadian paling menakutkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun semangat gotong royong yang muncul di desa-desa terdampak menjadi kekuatan bagi mereka untuk bangkit dan memulihkan lingkungan mereka. (fah)

Populer Minggu Ini

Tanpa SLF, Hotel Lynn Tuban Terancam kena Sangsi

kabartuban.com - Operasional Hotel Lynn Tuban tengah menjadi sorotan...

Musim Tanam ke Dua, Petani Kerek Kembali Menjerit Soal Pupuk Subsidi

kabartuban.com - Sejumlah petani di Kecamatan Kerek mengeluhkan sulitnya...

Tak Ada Lagi Kordik di Tuban, Pengawasan Sekolah Dialihkan

kabartuban.com - Restrukturisasi birokrasi kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Kabupaten...

Kontrak Tak Diperpanjang, 41 PPPK di Tuban Siap Gugat Pemkab ke PTUN

kabartuban.com - Nasib 41 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja...

Jelang Idul Fitri 1447 H, Khofifah Minta THR Cair Sebelum H-7, 54 Posko Disiagakan

kabartuban.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,...

Artikel Terkait