kabartuban.com – Sebuah rumah milik Sanipan, warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mengalami kebakaran pada Kamis (12/2/2025) pagi. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran gas LPG itu menghanguskan sebagian bangunan dan sejumlah barang dagangan, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp7,2 juta.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.22 WIB. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban menerima laporan dari pemilik rumah dan langsung menuju lokasi kejadian.
“Dua unit fire truck dari Pos Damkar Mako kami terjunkan bersama 10 personel. Petugas tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pada pukul 07.32 WIB,” Ucap Sutji kepala PLT Satpol Pp dan Pemadam kebakaran
Saat petugas tiba, api pokok diketahui telah berhasil dipadamkan oleh warga sekitar dibantu sejumlah personel yang baru kembali dari piket Pos Bancar. Tim Damkar kemudian melakukan proses pembasahan mulai pukul 07.32 hingga 07.58 WIB guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Luas area yang terbakar sekitar 3×7 meter dari total luas bangunan 7×16 meter. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tuturnya.
Sejumlah barang dilaporkan terbakar, antara lain dua unit kulkas, 20 liter bensin, serta 10 dus terasi yang merupakan bagian dari usaha toko milik korban. Meski demikian, bangunan utama rumah dan toko beserta sebagian besar isinya berhasil diselamatkan.
Sutaji, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kebocoran gas LPG yang memicu ledakan saat kompor dinyalakan.
“Menurut keterangan pemilik rumah, ledakan terjadi ketika istrinya menyalakan kompor. Diduga ada kebocoran gas LPG yang kemudian menyambar bensin eceran di lokasi, sehingga api cepat membesar,” ujar Sutaji.
Sutaji juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi dan tabung gas LPG, terutama memastikan tidak ada kebocoran pada selang maupun regulator. Selain itu, penyimpanan bahan mudah terbakar seperti bensin sebaiknya ditempatkan terpisah dan jauh dari sumber api.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan gas LPG dan penyimpanan bahan bakar. (fah)
