Tuban Jadi Titik Pantau Hilal, 42 Lokasi di Jatim Disiagakan Meski Posisi Bulan Masih Rendah

kabartuban.com – Kabupaten Tuban menjadi salah satu titik penting dalam pemantauan hilal yang digelar Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur pada Kamis (19/3/2026). Dari total 42 lokasi rukyatul hilal yang disiapkan di seluruh Jawa Timur, Tuban dinilai memiliki posisi strategis untuk mengamati hilal dari wilayah pesisir utara.

Pemantauan di Tuban dipusatkan di Menara Rakyat Banyurip, Kecamatan Senori. Lokasi ini dipilih karena memiliki pandangan lepas ke arah ufuk barat, yang menjadi kunci dalam proses rukyatul hilal.

Ketua LF PWNU Jatim, Syamsul Ma’arif, menyebut seluruh titik pemantauan telah disiapkan secara matang dengan melibatkan berbagai pihak.

“Total ada 42 titik se-Jawa Timur untuk rukyatul hilal,” ujarnya di kutip dari Laman resmi Detik.com.

Selain Tuban, titik pemantauan tersebar di berbagai daerah, mulai dari kawasan pantai seperti Lamongan, Gresik, dan Situbondo, hingga wilayah dataran tinggi di Madiun, Ponorogo, dan Malang. Sebaran ini diharapkan mampu meningkatkan peluang terlihatnya hilal dari berbagai sudut pengamatan.

Menurut syamsul, pihaknya telah melakukan pemantauan dan kajian yang menunjukkan tantangan yang tidak ringan. Secara Hisab, hilal memang sudah berada di atas ufuk, tetapi ketinggiannya masih sangat rendah di hampir seluruh wilayah Indonesia.

“Bahkan di Aceh yang paling tinggi pun masih sedikit di bawah batas kriteria imkanur rukyah,” jelas Syamsul.

Kondisi tersebut membuat peran rukyat lapangan menjadi krusial, termasuk di Tuban. Jika cuaca mendukung dan visibilitas cukup baik, bukan tidak mungkin hilal dapat teramati meski berada dalam posisi marginal.

Penentuan awal Syawal sendiri tidak hanya bergantung pada hasil rukyat, tetapi juga akan diputuskan melalui sidang isbat oleh pemerintah. Hasil pemantauan dari 42 titik, termasuk Tuban, akan menjadi bahan pertimbangan utama.

Pelaksanaan rukyatul hilal ini melibatkan Lembaga Falakiyah NU, Kementerian Agama, Badan Hisab Rukyat (BHR), serta berbagai lembaga pendidikan dan pondok pesantren.

Dengan kesiapan puluhan titik pemantauan, harapan untuk mendapatkan kepastian awal Syawal tetap terbuka. Tuban pun menjadi salah satu daerah yang ikut memegang peran penting dalam penentuan momen Hari Raya Idulfitri tahun ini. (fah)

Populer Minggu Ini

Nastar Cengkeh Jadi Pembeda, UMKM Kue Kering di Tuban Andalkan Resep Keluarga

kabartuban.com – Di tengah menjamurnya bisnis kue kering saat...

H-2 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Mudik, Posyan Tuban Siaga Layani Pemudik

kabartuban.com - Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai puncaknya...

Ramadan 1447 H, Tim EW GRR Tuban Salurkan 950 Paket Sembako untuk Warga Enam Desa di Jenu

kabartuban.com - Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan tim Project...

Kades Tingkis Divonis 10 Bulan Penjara, Pelapor Soroti Dugaan Keterlibatan Perangkat Desa

kabartuban.com - Kasus penggelapan dan penipuan yang menjerat Kepala...

Tradisi Malem Songo di Tuban Tetap Ramai, 358 Pasangan Pilih Menikah di Malam ke-29 Ramadhan

kabartuban.com - Tradisi menikah pada malam ke-29 Ramadhan atau...

Artikel Terkait