Banjir Luapan Bengawan Solo, Rendam Puluhan Hektar Lahan Pertanian

320

kabartuban.com – Hujan deras yang mengguyur kawasan tuban dasekitarnya dalam sepekan belakangan  mengakibatkan sungai bengawan solo di wilayah Tuban, Jawa Timur, mulai meluap. Ketinggian air mencapai level siaga dua membuat puluhan hektar tanaman padi terendam banjir.

Debit air sungai bengawan solo diketahui naik sejak sabtu malam kemarin. Dan terus mengalami peningkatan hingga minggu siang. Naiknya debit air bengawan solo ini, membuat puluhan hektar tanaman padi yang ada di daerah bantaran sungai terendam banjir. Tanaman padi milik para petani yang kini baru berumur rata – rata kurang dari 30 hari inipun terancam rusak. Itu terjadi di wilayah kecamatan widang, plumpang, rengel, dan soko yang berada di pinggiran sungai.

Selain merendam tanaman padi, luapan air juga mulai memasuki area pemukiman warga. Sejumlah ruas jalan desa mulai tergenang air meski relatif kecil dengan ketinggian air kurang dari 30 CM. Salah satunya terpantau di wilayah desa patihan, kecamatan widang.

Terkait naiknya debit air bengawan solo ini, Kepala Badan Penanggulangan Benca Daerah ( BPBD ) Tuban, Joko Ludiono menghimbau agar warga yang tinggal di dekat aliran bengawan solo lebih meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan tinggi i daerah hulu sungai, membuat debit air diperkirakan akan terus mengalami kenaikan. Bahkan hingga hari ini, debit air begawan solo dilaporkan telah memasuki level siaga 2 banjir. Hal ini berdasarkan data dari petugas pemantau tinggi muka air daerah aliran sungai ( TMA DAS ) bengawan solo di karangnongko, bojonegoro dilaporkan bahwa saat ini debit air bengwan solo telah memasuki level siaga 2 dengan tinggi air mencapai 14,91 fiskal. (s-one)