Bantuan Semen Indonesia Sukseskan Peternakan Kambing Etawa

939

TUBAN_ADV IKLAN SEMEN INDONESIA (KAMBING ETAWA) 1 026kabartuban.com – Kepedulian sosial PT. Semen Indonesia (persero) Tbk juga terwujud dalam bentuk peternakan “Kambing Etawa”. Sejak awal tahun 2000-an yang lalu, pola peternakan yang lebih modern telah dilakukan dalam wadah paguyuban peternak kambing etawa ronggolawe. Paguyuban ini beranggotakan lebih dari 300 peternak yang tersebar di seluruh wilayah Kecamatan di Kabupaten Tuban, dan menjadi salah satu mitra binaan Semen Indonesia.

Salah satu sentra peternakan kambing peranakan etawa (PE) berada di Desa Tuwiri Kulon, Kecamatan Merakurak. Peternakan ini berhasil dikembangkan dengan baik oleh pemiliknya, Wahyu Mudayat. Tidak hanya sukses dalam pengembangan peternakan kambingnya, Wahyu juga mampu mengembangkan potensi lain, seperti susu dan juga kotorannya.

Kepada wartawan media ini, Wahyu mengisahkan awal usahanya. Wahyu Mudayat mulai merintis usaha peternakan sejak tahun 2000 silam. Diawal usahanya, Wahyu  lebih fokus pada usaha peternakan sapi, sementara kambing hanya sebagai usaha sampingan. Wahyu saat itu memiliki 16 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Namun saying, usaha peternakan tersebut gagal.

Namun kegagalan tersebut bukan menjadi akhir dan kehancuran usaha Wahyu. Wahyu pantang menyerah, dan terus berusaha untuk bangkit. Dengan bantuan modal usaha dari Semen Indonesia, Wahyu membeli 3 ekor kambing peranakan etawa (PE) dari Jogjakarta. Hal ini menjadi awal kesuksesan Wahyu dalam peternakannya.

Dari keberhasilannya beternak kambing etawa tersebut, dirinya kini dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Kambing Etawa Ronggolawe (PKER) Tuban.Sebagai ketua kelompok, Wahyu kini aktif membagi dan menularkan keahliannya kepada siapapun yang ingin memulai usaha peternakan, khususnya kambing peranakan etawa.

Wahyu mengatakan, “Bantuan dari Semen Indonesia itu cukup membantu mas. Saya bisa bangkit dari keterpurukan, dan berawal dari bantuan tersebut saya bisa berhasil dalam beternak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wahyu berharap bahwa bantuan dari Semen Indonesia berupa modal yang sudah cukup membantu dirinya dan sejumlah rekan peternakan tersebut, diharapkan bisa lebih berkembang lagi. Tidak hanya dalam hal permodalan, namun Semen Indonesia juga membantu dalam hal pemasaran.

Sementara itu, harga kambing peranakan etawa tergolong tinggi. Di pasaran, harga kambing etawa berkisar antara 10 juta rupiah hingga 50 juta rupiah per ekor. Harga kambing tersebut disesuaikan dengan kwalitasnya, dan bahkan ada yang mencapai 250 juta rupiah per ekor.

Tidak heran jika usaha peternakan kambing ini cukup menguntungkan, jika dikelola dengan baik. Wahyu mengaku, omzet peternakan kambing ini mampu mencapai ratusan juta rupiah, yang hanya dihasilkan dari anakkan saja. Menurut Wahyu, jika dikalkulasi rata – rata 20 ekor kambing mampu menghasilkan keuntungan antara 300 juta rupiah hingga 400 juta rupiah per tahun.

Keuntungan juga dapat diambil dari hasil penjualan susu kambingnya. Setiap induk kambing mampu menghasilkan dua liter susu segar perhari, dengan harga mencapai 15 ribu rupiah per liter. (af/im)