BMKG Tuban Jelaskan Kemarau Basah Terjadi Hingga November 2022

kabartuban.com – Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban menyebut jika fenomena hujan yang turun masih akan terus berlangsung, hal ini juga disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Zem Arianto Padama jika Kabupaten Tuban saat ini sudah memasuki puncak musim kemarau.

Diperkirakan hujan dengan intensitas ringan akan terus berlangsung hingga bulan September 2022, hal tersebut dikarenakan terdapat kombinasi berbagai faktor alam yang menjadikan sebagian wilayah di Indonesia akan tetap dilanda hujan dengan intensitas lebat, walau sudah berada di puncak musim kemarau.

“Faktor alam tersebut dikarenakan menghangatnya suhu muka laut (SML) Indonesia dan masih aktifnya fenomena La Nina,” ucapnya saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (1/9/2022).

Baca Juga: Kasus DBD Naik, Dinkes Tuban Gelontorkan Dana 275 Juta untuk Fogging

La Nina sendiri berkotribusi terhadap peningkatan supply uap air dari arah Samudera Pasifik. Maka dari itu Zem menyebukan jika musim kemarau pada tahun ini dikategorikan sebagai kemarau basah.

“Untuk tahun ini kemaraunnya dikategorikan basah karena masih ada kejadian hujannya, bahkan terjadi hujan lebat atau ekstrem yang pernah ada di Bulan Juli dan beberapa hari lalu di Bulan Agustus,” sambungnya.

Sementara itu, Analisis Klimatologi BMKG, Supari menjelaskan jika fenomena La Nina yang saat ini berada pada intensitas lemah dengan indeks sebesar -091 diperkirakan masih akan terus berlanjut. Setidaknya, hingga periode September hingga November 2022.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa anomaly iklim yang dirasakan Indonesia saat ini merupakan bagian indikasi dampak perubahan iklim. Kondisi suhu muka laut yang hangat diperkirakan akan terus terjadi hingga Oktober-November 2022,” jelasnya. (hin/dil)

Populer Minggu Ini

Sengketa Klenteng Tuban Memanas, Kubu Go Tjong Ping Deklarasikan Sebagai Pengurus Baru

kabartuban.com - Lampion-lampion Imlek 2577 Kongzili masih bergelayut di...

Bukan Sekadar Takjil, Bubur Suro Sunan Bonang Jadi Simbol Gotong Royong Warga

kabartuban.com - Ramadan di Tuban tidak hanya tentang deretan...

Bara Konflik di Balik Gemerlap Pesta Rakyat Imlek, Klenteng Kwan Sing Bio Kembali Disegel

kabartuban.com - Riuh tabuhan dan gemerlap lampion mewarnai perayaan...

Tren Kekerasan Jurnalis Meroket di Rezim Prabowo-Gibran, Pembentukan KKJ Jateng-DIY Mendesak

kabartuban.com - Sejumlah organisasi profesi jurnalis, jaringan masyarakat sipil,...

Pasangan Selingkuh di Hotel Lynn Jadi Tersangka, Terancam Pidana Satu Tahun Penjara

kabartuban.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim...

Artikel Terkait