BPBD Tuban Mulai Droping Air Besih

kabartuban.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, hari ini mulai menyalurkan bantuan air bersih pada terdampak di Kecamatan Semanding Tuban.

Desa yang terdampak kekeringan yakni berada di Dusun Wonorejo, Desa Gesing Kecamatan Semanding.  Satu Dusun tersebut mengalami kekurangan persediaan air bersih, karena saat ini mulai memasuki musim kemarau. Kendati sesekali di sejumlah wilayah Tuban masih terjadi hujan.

“Kami segera berkoordinasi, untuk menindaklanjuti surat permohonan bantuan penyaluran air bersih, yang dibutuhkan warga,” kata Joko Ludiyono Kepala Pelaksana BPBD Tuban pada kabartuban.com, Sabtu (12/8/2017).

Selain dampak kekeringan tidak terlalu parah ke semua wilayah Tuban, di tahun 2017 ada dampak elnino atau suhu permukaan air laut menurun yang berakibat pada berkurangnya pembentukan awan yang membuat curah hujan menurun, namun kandungan klorofil-a pada lautan meningkat.

“Di Tuban masuk dalam kategori el nino moderat, yakni masuk musim kemarau. Namun, kita bersyukur masih ada hujan meskipun secara parsial,” lanjut Mantan Camat Grabagan.

Pihaknya menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar sadar dalam menjaga sumber mata air, karena sangat penting ketika di landa kekeringan, dan menghemat dalam menggunakan air bersih, serta meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya atau potensi kebakaran.

“Kita berharap warga yang berpotensi, untuk mulai menghemat air khususnya air minum, dan waspada akan dampak kemarau seperti kebakaran baik lahan kering ataupun pemukiman penduduk,” himbau Joko.

Dari data BPBD Kabupaten Tuban pada tahun 2015, terdapat 5 (Lima) wilayah yang berpotensi kekeringan, yang tersebar 25 desa. Pertama di Kecamatan Senori ada 8 desa, yakni desa Sidoharjo, Wanglu Wetan, Wanglu Kulon, Sendang, Jatisari, Medalem, Leran dan desa Kaligedhe.

Sedangkan di Kecamatan Montong terdapat di Desa Nguluhan, Guwoterus, Talang Kembar, dan Bringin, kemudian di Kecamatan Tambakboyo melingkupi Desa Pulogede, sementara di Kecamatan Semanding diantaranya Desa Ngino, Sambongrejo, Genaharjo, Jadi, Bektiharjo ( Dusun  Medokan), dan Prunggahan Kulon, sedangkan di Kecamatan Parengan yakni Desa Pacing, Ngawun, Brangkal, Parangbatu, Sukorejo dan Parangbatu.

“Sementara itu, data yang kami miliki mas, semoga hanya itu, karena kami masih menunggu laporan  pak camat, dan ini data potensi yang mungkin saat ini belum tentu terdampak,” pungkas Joko. (Dur)

Populer Minggu Ini

Mendekati Lebaran, Warga Tuban Kesulitan LPG 3 Kg

kabartuban.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kelangkaan LPG...

Langit Senori Tuban Tak Tampilkan Hilal, kemenag Ajak Hormati Perbedaan

kabartuban.com - Upaya penentuan awal Syawal 1447 Hijriah di...

Tuban Jadi Titik Pantau Hilal, 42 Lokasi di Jatim Disiagakan Meski Posisi Bulan Masih Rendah

kabartuban.com - Kabupaten Tuban menjadi salah satu titik penting...

Nastar Cengkeh Jadi Pembeda, UMKM Kue Kering di Tuban Andalkan Resep Keluarga

kabartuban.com – Di tengah menjamurnya bisnis kue kering saat...

H-2 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Mudik, Posyan Tuban Siaga Layani Pemudik

kabartuban.com - Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai puncaknya...

Artikel Terkait