kabartuban.com – Cuaca buruk yang terjadi di perairan laut utara pulau jawa, memaksa sejumlah nelayan rajungan di Kabupaten Tuban, terpaksa tidak melaut. Mereka memilih memarkirkan perahu mereka dengan menaikan perahu ke pantai agar tidak tersapu ombak yang cukup tinggi.
Disamping ombak, alasan lain, nelayan rajungan Desa Keradenan tidak melaut adalah hasil melaut yang tidak sebanding dengan bahaya yang harus dihadapi oleh nelayan.
“Hasilnya sedikit mas, ini saja cuma sekitar dua kilo, kalau cuaca bersahabat bisa dapat dua puluh kilo mas,” ujar Nafi Sarifudin, nelayan rajungan Warga Keradenan, Kecamatan Palang, Tuban yang baru saja mendarat mencari Rajungan.
Menurut Sarifudin, tangkapan rajungan nelayan setempat sudah berkurang sejak beberapa hari terakhir, tepatnya sejak cuaca buruk terjadi di perairan utara Tuban itu. Bahkan sebagian nelayan harus kehilangan perangkap rajungan yang digunakan menangkap hewan berkaki banyak itu, saat arus laut memghanyutkan perangkap milik mereka.
“Sementara ini perangkap dinaikan dulu mas, sampai cuaca membaik. Perahu juga di naikan sementara, kalau angin sudah bersahabat turun lagi,” Terang Sarifudin.
Tidak jauh dari lokasi, nelayan lain bernama Mustofa, yang sedang menaikan perahu mereka mengaku, cuaca buruk biasanya akan berlangsung selama dua mingguan. Selama itu juga, nelayan biasanya akan menganggur sambil menyiapkan peralatan menangkap rajungan.
“Ya nganggur dulu mas, ini naikan perahu biar gak kesapu ombak,” katanya. (Luk)
