kabartuban.com – Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Polair dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban terus melakukan pencarian 12 korban ABK KM Mulya Sejati yang hingga hari belum ditemukan.
Dari data yang dihimpun kabartuban.com, sebelumnya, tiga korban laka laut yang sudah ditemukan kemarin, Senin (21/11/2016) sudah berhasil diidentifikasi dan masing-masing korban sudah dipulangkan kepihak keluarganya.
Kasi OPS Basarnas Surabaya, Gusti Anwar menyatakan, proses pencarian akan terus dilakukan hingga beberapa hari kedepan. Namun kemungkinan besar pencarian hanya akan dilakkan dengan penyisiran karena langkah penyelaman sudah suit dilakukan menyusul bangkai kapal sudah hanyut dan tenggeam ke dasar laut.
“Kita akan lakukan penyisiran, kemungkinan menyelam sudah sangat sulit karena kapal sudah tenggelan,” kata Gusti
Lebih lanjut, Gusti menerangkan, untuk radius penyisiran  hari ini akan diperluas dari titik kordinat terjadinya kecelakaan laut, sejauh kurang lebih 8 mil. Pencarian akan dilakukan kearah barat sesuai arah angin, termasuk melakukan koordinasi dengan otoritas perairan Semarang.
“Kami juga sudah berkordinasi dengan pihak perairan Semarang, dan penyisiran kita ada delapan titik,” katanya.
Seperti diketahui, peristiwa kecelakaan laut terjadi antara kapal Vietnam Thaison 4 dengan kapal nelayan Mulya Jati, pada sabtu (19/11) waktu subuh. Sebagian awak kapal Mulya Jati yang tengah tertidur diatas perahu dihantap kapal pengangkut tepung yang akan bersandar di Dermaga Tanjung priok Surabaya. 12 ABK dilaporkan selamat sementara 15 lanya hilang dan baru tiga yang ditemukan. (Har)
