kabartuban.com – Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-69 dan hari Gerak Bhayangkari ke-65, Polres Tuban adakan kegiatan deteksi dini terhadap Kanker Serviks kepada Ibu Bhayangkari, Persit Chandra Kirana, Polwan, PNS Polri dan masyarakat umum di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama’ (STIKES NU) Jalan Diponegoro Tuban, Jum’at (11/8/2017).
Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad dalam sambutanya mengatakan, terkadang terlalu banyak mengurus kepentingan orang banyak, karena itu tanggungjawab polisi sebagai pelayan masyarakat, hingga melupakan pada kepentingan diri sendiri dan keluarga.
“Dengan moment ini kita manfaatkan untuk memperhatikan diri, keluarga dan lingkungan kerja,” kata Kapolres (11/8/2017).
Menurut Kapolres kelahiran Makassar ini, dalam teori apa pun pencegahan itu lebih efektif dari pada pengobatan, apalagi urusan kesehatan. Karena kesehatan sangat penting untuk dijaga, sebab hal tersebut sebagai wujud syukur kepada Tuhan, atas kesempatan yang diberikan.
“Kalau tidak sering dicek dan diteksi sejak dini, bahaya nanti, tahu-tahunya sakitnya sudah stadium tinggi,” imbuh Kapolres.
Sementara itu, Ketua Cabang Bhayakari Tuban, Ny. Dalla Fadly Samad dalam sambutanya berpesan kepada para peserta, terkait penyebab kematian dari Kanker Serviks ini cukup tinggi, ini bisa dicegah dan disembuhkan bila sebelumnya bisa mendeteksinya lebih dini. Akan tetapi, kebanyakan orang yang tidak mengetahui sejak awal, biasanya datang ke dokter sudah dalam keadaan kronis sampai terjadi benjolan, infeksi dll.
“Semoga dengan pemeriksaan dini ini dapat membantu kwalitas kesehatan kita semua,” harap Ketua Cabang Bhayakari Tuban.
Selain itu, Direktur STIKES NU Tuban Moh. Munir dalam memberikan pengantar sebelum pemeriksaan kepada Polwan dan anggota Bhayangkari menerangkan, Saat ini perkembangan industri di Tuban sangat cepat, ini berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Banyak Solus Per Aqua (SPA) atau terapi air bermunculan, yang dirawat mulai dari rambut, muka, kaki bahkan kuku, akan tetapi orang lupa merawat fullva higene (daerah V), sedangkan ureter (saluran kencing) wanita itu pendek sehingga bakteri mudah masuk pada saat buang air.
“Jadi kanker itu tidak hanya disebabkan oleh kontak genitalia (hubungan badan) saja tetapi faktor external juga dapat mempengaruhi”, imbuh Dirut Rumah Sakit yang beralamat di Jalan Letda Sucipto No. 221 Tuban ini. (Dur)
