Geger Penemuan Mayat Perempuan Tanpa Busana

520
kabartuban.com – Kepolisian Tuban benar-benar di bikin pusing dengan adanya
peristiwa-peristiwa yang menghebohkan secara beruntun. Selasa (24/4) Polres Tuban masih terus mengembangkan penemuan  mayat tanpa busana Senin 23 April kemarin siang. Warga Desa Simorejo Kecamatan Widang
Kabupaten Tuban digegerkan penemuan mayat perempuan tanpa busana yang
terapung di sungai terpanjang di pulau jawa (bengawan solo).Kepala Desa Simorejo, Moch. Tohir saat dihubungi kabartuban.com
mengatakan mayat perempuan itu awalnya diketahui oleh anak-anak yang
sedang bermain di pinggiran sungai sekira jam 14.00 wib. Salah satu
dari mereka melihat ada mayat mengapung di sungai, karena takut mereka
berlari sambil berteriak-teriak hingga teriakan mereka terdengar
oleh beberapa warga.Kemudian warga  ramai-ramai ke sungai guna melihat mayat tanpa busana
tersebut, terbukti teriakan dari anak-anak tadi warga segera melapor
ke Kepala Desa, mendengar laporan warga Moch. Tohir langsung mengecek
kebenaran informasi. Melihat dengan mata kepalanya sendiri Tohir
segera menghubungi Mapolsek Widang.Tidak lama kemudian Tim Forensik dari Kepolisian datang dan langsung
mengevakuasi sekaligus melakukan identifikasi di tempat kejadian.

Saat ditemukan warga, kondisi mayat itu dalam keadaan membusuk dan ada
beberapa bagian tubuh mayat yang sudah tidak utuh diantaranya kaki
robek, diatas kemaluan ditemukan luka, jari-jari pada tangan kanannya
rusak dan diperkirakan tinggi badan mayat sekitar 155 cm, sementara
belum diketahui faktor kerusakaan organ tubuh mayat tersebut.

Ketika kabartuban.com menggali informasi kepada Kapolsek Widang, AKP.
Ali Kanafi sekali lagi menegaskan untuk saat ini Kepolisian belum bisa
memberikan keterangan penyebab kematian dan identitas mayat,
selanjutnya mayat perempuan tanpa busana tersebut masih di otopsi di
RSUD Dr R Koesma Tuban guna penyelidikan lebih lanjut. (ts)