kabartuban.com – Sejumlah pengguna jalan yang melintas di jalan Raya Kerek, tepatnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, mengaku risih dengan batang bambu bertuliskan tanda bahaya yang tertancap ditengah jalan, setelah sebelumnya pohon pisang yang sengaja ditanam di lokasi yang sama, Sabtu (15/9/2018).
“Risih saja ada pohon pisang ditengah jalan, namun ini langkah yang tepat agar lobang itu tidak menimbulkan kecelakaan, mungkin warga gemes karena tidak kunjung diperbaiki juga,” kata Novi warga Kecamatan Kerek.
Rusaknya jalan tepat diatas jembatan yang tak jauh dari Kantor Kepolisian (Polsek) setempat ini terjadi cukup lama, awalnya hanya lobang kecil, namun beberapa hari ini kondisinya semakin parah, jalan hanya dapat dilalui satu kendaraan pada sisi barat, sementara sisi timurnya sudah melebar.
“Oleh warga sekitar, saat ini diberikan tanda batu juga dipingir jalan, mobil sekarang sulit kalau mau lewat” katanya.
Keluhan dan bentuk protes tidak hanya dilakukan warga dengan menanam pohon di jalan, beragam komentar dan postingan juga disampaikan pengguna internet di media sosial, salah satunya akun bernama Widodo Wididi Widudu, dalam postinganya, di grup Facebook Kerek News, pemilik akun menuliskan “Sumber Arum KERAS…Looor AJAIB’ wit gedang tuwoh neng tengah Ratan”, yang Artinya ada pohon pisang tumbuh ditengah jalan.
Moh. Rosyidi warga lain mengatakan, rusaknya jalan yang sudah satu bulan ini belum ada penanganan dari pemerintah, sehingga warga sekitar berinisiatif memberikan penanda agar tidak berbahaya.
”Karena kesal tidak segera diperbaiki, akhirnya tadi pagi warga menanami pohon pisang pada jalan yang berlubang,” terang Rosyidi.
Rosyidi berharap dengan adanya aksi tersebut pemerintah segera tanggap untuk memperbaiki jalan rusak penghubung antar Kecamatan tersebut. Saat ini lobang dijalan sudah selebar kurang lebih satu meter dengan kedalaman sekitar setengah meter.
”Jalan ini jalan besar jalan penghubung Kecamatan, bisa ke Kecamatan Merakurak, dan bisa ke Kecamatan Tambakboyo, semoga cepat di perbaiki,” pungkas Rosyidi. (Luk/Rul)
