kabartuban.com – Pencarian dua Anak Buah Kapal (ABK) milik warga Desa/Kecamatan Palang yang mengalami kecelakaan laut Rabu (15/8/2018) malam, hari ini di lanjutkan kembali.
Menurut keterangan warga setempat, kapal yang tenggelam sebelumnya berniat untuk pulang, karena kipas propeler pada perahu patah, dan air laut masuk pada badan kapal, hingga akhirnya tenggelam. Pada peristiwa itu 16 ABK berhasil selamat dan dua orang dinyatakan hilang.
“Tenggelamnya kira Rabu pukul 20.00 Wib, dan korban yang selamat mengapung dengan alat bantu seadanya, yang selamat ditemukan warga jumat dini hari pukul 04.00 WIB. Di tengah laut, dua yang hilang atas nama Sholihin (36) dan Maskur (50),” ujar Kacung salah satu warga setempat.
Sementara itu, Informasi yang didapatkan kabartuban.com, jarak titik tengelam kapal yang tenggelam sekitar 40 mil dari bibir pantai atau 76 KM, kalau ditempuh perjalanan laut sekitar 5-6 jam.
“Rencana hari ini kita lanjutkan kembali. Namun, kepastian dari Tim BPBD Tuban ikut ke lokasi titik jatuh belum diketahui, karena informasi kapal Basarnas yang mulai berlayar dari perak, kemungkinan langsung ke lokasi kejadian, sebab tempat lebih dekat dari sana,” ujar salah satu petugas BPBD Tuban, (Dur/Rul)
