Inilah Alasan Banyak Warga Desa Golput

459
Golput-Pemilu1
Foto Ilustrasi Global Indonesian Voice

kabartuban.com – Pilpres 9 Juli telah berlangsung dan menyisakan banyak cerita. Banyak warga yang melepaskan suaranya begitu saja tanpa peduli. Di Kabupaten Tuban, tercatat angka Golput sebanyak 293.389 suara, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 929.160 pemilih.

Dalam penelusuran kabartuban.com di sejumlah daerah di Tuban, menemukan sejumlah pendapat apastis masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).  Faktor pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, juga menjadi suatu alasan bagi sebagian masyarakat untuk tidak berangkat ke TPS.

Di Desa Sumberjo Kecamatan Merakurak, pemilih yang memberikan hak suaranya ke TPS tidak mencapai 50% dari jumlah DPT yang ada. Salah seorang warga setempat, Kamsinah mengatakan, “Ini musimnya tandur di sawah. Banyak yang bekerja borongan untuk mengerjakan pekerjaan di sawah. Jadi tidak mungkin ditinggal, sekali saja ditinggal bisa nggak karuan pekerjaannya,” tuturnya.

Alasan senada juga disampaikan oleh beberapa orang di daerah tersebut. Bahkan seorang pemuda yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, “Kalau pilihan anggota DPR kemarin berangkat, karena banyak uang berkeliaran mas. Tapi kalau Pilpres ini kok kayaknya sepi-sepi saja, nggak ada uang mampir,” katanya. “Golput memang bukan pilihan mas, tapi ini karena keadaan,” imbuhnya sambil tersenyum lebar.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, angka Golput di Tuban mencapai 293.389 suara, dan itu lebih tinggi dari data perolehan sementara pasangan Prabowo – Hatta yang mendapatkan 263.213 suara sah.

Sedangkan pasangan nomor urut 2, Jokowi – Hatta unggul dengan perolehan sebanyak 368.415 suara sah. (im)