kabartuban.com – Bupati Tuban, H Fathul Huda rupanya tidak ingin kehilangan kesempatan daerahnya menjadi tempat proyek Kilang minyak New Grass Root Refinery and Petrochemial (NGRR) yang akan dbangun di Kecamatan Jenu. Sebab pihaknya meyakini proyek itu akan membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan masyarakatnya.
Bahkan, Bupati yang sudah dua periode memimpin tuban ini berencana akan menggunakan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai proyek fisik Ring Road. Hal ini lantaran Pemerintah Pusat, tak jadi mengucurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk proyek nasional di Bumi Wali (Sebutan Kabupaten Tuban).
“Ring Road harus ada sebelum Rosneft beroperasi, karena Tuban sudah macet luar biasa,” ujar Bupati Tuban, Fathul Huda, dihadapan sejumlah wartawan saat menghadiri acara di Polres Tuban (3/1/2018).
Untuk mewujudkan rencananya itu, Bupati Huda akan meminta kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Ketua DPRD) Tuban, HM.Miyadi,S.Ag, MM untuk bersama-sama menyusun anggaran untuk pembangunan proyek yang akan melintasi sedikitnya lima kecamatan di Tuban.
Seperti diketahui, proyek jalur lingkar sebelumnya akan dibiayai APBN pembangunan fisiknya setelah pembebasanlahan diselesaikan pemerintah daerah. Namun belakangan, anggaran untuk rencana jalur lingkar tidak sesuai harapan, tidak ada anggaran APBN untuk daerah ini.
Sementara itu, Ketua DPRD Tuban, Miyadi, membenarkan, pebangunanya paling cepat akan dimulai pada tahun 2019. Besaran anggaran yang akan digunakan berdasarkan kebutuhan, dan akan dihitung dulu dengan dinas terkait.
“Masih akan dibahas mas,” kata Miyadi. (Luk)
