kabartuban.com – Sedikitnya ada 199 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Klewer, Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Tuban menjadi korban luapan air sungai bengawan solo. Namun, hingga saat ini warga sekitar baru menerima sumbangan berupa sembako dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.
“Sebelumnya tidak ada bantuan, hanya dari Swadaya Desa yang memberi sembako sambil menunggu bantuan dari Pemerintah,” ujar Fatmawati, Kepala Desa Ngadipuro saat ditemui dilokasi banjir, Kamis (1/12/2016).
Masih terang Fatmawati, banjir yang melanda warga setempat sejak enam hari lalu mendapat perhatian dari berbagai pihak, mengingat banjir yang melanda debit airnya semakin tinggi.
Sementa itu, Bupati Tuban, Fathul Huda saat melakukan kunjungan menyatakan, pihaknya berharap nantinya sumbangan tidak hanya dari pIhak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban saja, melainkan para perusahaan-perusahaan yang ada di Tuban juga terktuk hatinya untuk menyalurkan sumbanganya terhadap korban banjir.
“sumbangan yang berupa sembako ini hanya bersifat sementara, yang lebih penting bagaimana kita bisa berfikir kedepan untuk menanggulangi banjir yang ada,” paparnya.
Masih terang Bupati, pihaknya juga berharap, agar masyarakat yang terdampak banjir dalam kondisi seperti ini untuk tetap waspada, dan memikirkan keselamatan jiwanya, terlebih keselamatan bagi anak-anaknya.
“Anak-anak yang sekolah jangan sampai jadi korban, harus difikirkan keselamatannya,” tutupnya.(din/har)
