Mentan Janji Bangun Irigasi di Tuban Senilai 15 Trilyun

568

mentankabartuban.com – Menteri Pertanian (Mentan) Kabinet Kerja, Amran Sulaiman mengunjungi Tuban guna memantau potensi air dan kemampuan jaringan irigasi dalam rangka meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) tanaman padi.

Di Tuban, Mentan ‘blusukan’ ke jaringan irigasi Maibit dan pabrik pupuk yang masih merupakan bagian dari Hippa Tirtotinoto di Kecamatan Rengel serta potensi air di Air Terjun Nglirip, Kecamatan Singgahan, Selasa (18/11/2014).

Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Husein yang mendampingi Kunjungan Mentan menyatakan bahwa Kementerian Pertanian berencana akan meningkatkan kemampuan jaringan irigasi di Tuban dan Lamongan, sebagai usaha menunjang peningkatan IP tanaman padi di Jatim. Sebelumnya telah dilakukan survei lokasi potensi air dan jaringan irigasi di kedua kabupaten (Tuban dan Lamongan).

Dalam kesempatan lain, Bupati Tuban Fathul Huda menyatakan, “Alhamdulillah Menteri Pertanian telah datang di Tuban dan berencana akan membangun irigasi untuk 1 juta tanah dengan biaya 15 trilyun. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program ketahanan pangan,” tutur Bupati dalam sambutannya di acara haul Sunan Bonang, Kamis (20/11/2014).

Dari sejumlah informasi yang wartawan media ini, Pembangunan Saluran Sekunder akan menjadi tanggung jawab Hippa dan Pemkab Tuban, sedangkan untuk saluran Tersier akan dibantu perbaikannya oleh Kementrian Pertanian.

Dalam kunjungannya, Mentan menjelaskan bahwa produksi tanaman padi di Jatim  meningkat dibandingkan sebelumnya, tetapi IP masih rendah. Hal itu disebabkan masalah jaringan irigasi yang kurang sempurna. Oleh karena itu, Usaha untuk meningkatkan IP di Jatim diperlukan berbagai usaha. Salah satunya meningkatkan kemampuan jaringan irigasi, agar air yang menuju sawah petani melalui jaringan irigasi tidak banyak yang hilang. (im)