Nelayan Hilang di Bengawan Solo, Pencarian Masih Berlangsung

kabartuban.com – Seorang nelayan asal Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, dilaporkan hilang saat menjaring ikan di Sungai Bengawan Solo, wilayah Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jumat pagi (1/8/2025).

Korban bernama Kamid (63) diketahui turun ke sungai untuk memperbaiki jaring yang rusak saat mencari ikan bersama rekannya, Astro, menggunakan perahu berukuran 90 x 8 meter. Namun, setelah menyelam, Kamid tak kunjung muncul ke permukaan.

“Rekannya sudah berusaha mencari, tetapi korban tidak ditemukan,” ujar Syaiful Amin, perangkat Desa Kebomlati, saat dikonfirmasi.

Astro kemudian menepi dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa. Warga bersama relawan dan aparat keamanan segera menuju lokasi untuk melakukan pencarian awal sambil menunggu kedatangan tim gabungan.

Kapolsek Plumpang AKP Suganda membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayah Bengawan Solo yang masuk Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

“Korban mencari ikan di wilayah perairan Baureno. Hingga kini, korban masih belum ditemukan,” jelasnya.

Upaya pencarian dikoordinasikan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, SAR Tuban, TNI-Polri, serta masyarakat setempat. Proses penyisiran difokuskan di lokasi terakhir korban terlihat, baik di permukaan maupun bawah air.

Berbagai peralatan digunakan, seperti perahu karet, pelampung, hingga alat sonar bawah air. Sejumlah warga juga terlihat membantu pencarian secara sukarela menggunakan alat seadanya.

Kamid dikenal sebagai nelayan berpengalaman yang telah puluhan tahun menggantungkan hidup dari sungai tersebut. Kejadian ini menimbulkan duka dan kekhawatiran mendalam bagi keluarga dan warga desa.

“Beliau sangat mengenal sungai ini. Tapi musibah bisa datang kepada siapa saja. Kami hanya bisa berharap beliau segera ditemukan,” ungkap salah satu warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan terbuka. Penggunaan alat pelindung diri dan prosedur keselamatan semestinya diterapkan secara ketat, bahkan oleh mereka yang telah terbiasa dengan kondisi sungai.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus dilakukan. Masyarakat diminta untuk tidak mendekati area pencarian demi kelancaran proses evakuasi. (fah)

Populer Minggu Ini

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa 1447 H di Tuban Menanti Sidang Isbat

kabartuban.com - Upaya penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di...

Hilal Diprediksi di Bawah Ufuk, Tuban Siapkan Pemantauan di Menara Banyuurip

kabartuban.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Menara Banyuurip...

Pembelajaran Ramadan 2026 Diatur Pemerintah, Fokus Penguatan Karakter dan Nilai Spiritual Siswa

kabartuban.com - Bulan Ramadan tidak hanya menghadirkan suasana khusyuk...

Tiga Barongsai Semarakkan Imlek di Kwan Sing Bio Tuban, Warga Padati Area Klenteng

kabartuban.com - Suara tabuhan tambur menggema, disusul sorak sorai...

Khidmat Sambut Imlek, Umat Padati Dua Kelenteng Bersejarah di Tuban

kabartuban.com – Di tengah wangi dupa yang mengepul dan...

Artikel Terkait