Ngebut, Pemotor Meregang Nyawa di Jalan

kabartuban.com – Agus Sugeng Supriyanto (35) pengendara motor asal Dusun Becok, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, degan tewas dilokasi kejadian dengan luka parah, setelah terlibat kecelakaan dengan mobil Pick Up di pertigaan jalan Dusun Karangrejo, Desa setempat, pada Jum’at (12/10/18).

“Pengendara motor  meninggal di tempat kejadian perkara dengan luka yang cukup serius di bagian kepala,” ujar Kapolsek Merakurak, Polres Tuban, AKP Simon Triyono ketika berada di lokasi kecelakaan.

Lebih lanjut diterangkan, kecelakaan maut terjadi ketika, pengendara sepeda motor Gl-Max tanpa nomor polisi (Nopol) berjalan dari arah barat dan akan belok di jalan menikung tajam. Namun, ketika sudah dalam kondisi belok, dari arah berlawanan melaju mobil pikc up bernopol S-8231-HF pengangkut jerami yang dikemudikan oleh Ali Imron (35) warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Karena jaraknya terlalu dekat, akhirnya kecelakaan tidak terhindarkan dan pada saat itu korban terjatuh dan masuk ke dalam kolong mobil.

“Pengendara sepeda motor itu dari atas (barat), saat itu berjalan kurang hati-hati. Kemudian, dari arah berlawanan terdapat pick up yang mengangkut jerami. Karena jaraknya terlalu dekat sehingga terjadi kecelakaan,” terang Simon.

Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor meninggal di lokasi kejadian. Lalu jasad korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.R. Koesma guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Korban saat ini sudah dievakuasi dari TKP untuk dibawa ke rumah sakit. Kita bersama dengan anggota Unit Laka Lantas telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian itu,” bebernya.

Sementara itu, Parman (46) pengguna jalan lain yang mengetahui kejadian tersebut menceritakan, jika pengendara motor GL-Max tersebut memang dari arah arat sudah ngebut. Karena saat belok kecepatannya tinggi dan terlalu kanan, sehingga tabrakan tak terhindarkan.

“Iya mas tadi memang ngebut pengendara motor Gl-Max itu,” terang warga Merakurak itu.(Dur/Rul)

Populer Minggu Ini

Desa Digital di Tuban Dikeluhkan: Bayar Mahal, Internet Justru Lemot

kabartuban.com - Program internet gratis atau Desa Digital di...

DPRD Tuban Semprot Rencana RTH, Dinilai Belum Mendesak, Infrastruktur Jalan Lebih Prioritas

kabartuban.com - Rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di...

Bupati Klaim LPG 3 Kg Clear, Warga Masih Harus Berburu dengan Harga 25 Ribu

Editorial – Mentari pagi belum tinggi, namun panas terik sudah...

Aksi Senyap Pembalak Liar Terbongkar, Polisi-Perhutani Amankan Kayu Jati Ilegal

kabartuban.com - Upaya penindakan terhadap praktik penebangan liar di...

Kebijakan Berubah Setelah Di Protes Warga: Rekrutmen SPPG Rengel Disorot Minim Transparansi

kabartuban.com - Polemik rekrutmen tenaga kerja di Satuan Pelayanan...

Artikel Terkait