Pasca Banjir, Ratusan Hektar Lahan Padi Terendam Banjir dan Rugi

kabartuban.com –  Karena tergenang banjir akibat luapan air sungai bengawan solo, satu pekan yang lalu, sekitar 621 hektare sawah dari 1060 hektar sawah yang tergenang banjir  pada empat kecamatan di Kabupaten Tuban, terancam gagal panen.

“Ini yang terdampak banjir ada 1060 hektar lahan sawah, dan alhamdulillah banyak sudah panen sebelum banjir merendam tanaman padi,” kata Kepala Dinas Pertanian  dan ketahanan pangan Kabupaten tuban, Drs Murtadji,  Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan data Dinas Pertanian  dan Ketahanan Pangan, menyebutkan empat kecamatan yang terdampak, yakni Rengel  810 Hektar yang terdampak ada tanaman 500 Hektar yang terancam puso, kemudian di Kecamatan Soko 112 Hektar tergenang, lahan sawah yang puso 17 hektar, dilanjut pada wilayah Kecamatan Plumpang 115.48 hektar lahan sawah, yang terancam puso 97, 53 hektar, dan Kecamtan Widang terdapat 12,65 Hektar  yang keselurahan puso.

“Proses diajukan puso 430 sudah diklaimkan lewat AUTP (Asuransi  Usaha Tani Padi,red) Jasindo, tapi masih perlu di faktual kembali  dari data dilapangan, nanti yang di ACC setiap satu hektar sawah yang diasuransikan, dengan Premi asuransi ini 36 ribu,”  tambanhya.

Pihaknya juga menghimbau kepada para petani agar selalu mengaupdate dan memperhatikan informasi prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai acuan dalam menanam, karena agar bisa meminmalisir kerugian dalam bertani.

“ Ya, kami Himbauan hasil dari prediski BMKG jadikan acuan untuk tanam,” himbaunnya

Ditempat lain, petani asal Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel  Sumani  (56), mengatakan lahan padi miliknya seluas 1,5 hektar juga menjadi korban banjir, akibatnya padi siap panen membusuk, dan tidak dapat diselamatkan. Atas kejadian , Sumani harus menelan kerugian hingga Rp 25 juta.

“Ini sudah membusuk, inginnya pemerintah segera turun tangan, karena padi sudah tak tertolong lagi, “ kata Sumani

Senada juga dilami Kastur (61) warga setempat , luas lahan padinya juga mengalami gagal panen sekitar  2,5 Hektar, harapan kalau ada bantuan bibit dari pemerintah pihaknya bisa menanam lagi.

“ Sudah satu minggu lebih terandam banjir,” teranganya. (Dur/Rul)

Populer Minggu Ini

Tuban Vaksinasi Massal 15.000 Hewan Ternak untuk Cegah Penyebaran PMK

kabartuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban mulai menyuntikkan 15.000 dosis...

Digerebek Istri Sah di Hotel Kingking, Diduga Oknum Staf Sekretariat DPRD Lamongan Terjerat Kasus Perzinaan

kabartuban.com - Rasa curiga seorang istri yang tak diabaikan...

Hilal Masih di Bawah Ufuk, Awal Puasa 1447 H di Tuban Menanti Sidang Isbat

kabartuban.com - Upaya penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah di...

Hilal Diprediksi di Bawah Ufuk, Tuban Siapkan Pemantauan di Menara Banyuurip

kabartuban.com - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Menara Banyuurip...

Pembelajaran Ramadan 2026 Diatur Pemerintah, Fokus Penguatan Karakter dan Nilai Spiritual Siswa

kabartuban.com - Bulan Ramadan tidak hanya menghadirkan suasana khusyuk...

Artikel Terkait