kabartuban.com – Realisasi Jalan Lingkar Selasa (JLS) tinggal selangkah lagi, karena pembebasan tanah sudah tuntas. Meski masih beberapa di Tanah Kas desa, itu pun tidak menjadi hambatan, karena proses tukar guling dan perlengkapan administrasi sudah berjalan.
“Sebenarnya sudah bisa di bangun untuk tahun ini, namun masih-masih ada beberapa dokumen yang belum selesai, ” ujar Sekretaris Daerah Pemkab Tuban, Dr. Budi Wiyana, Jum’at (23/3/2018).
Untuk pembangunan di targetkan tahun 2019 harus sudah berjalan, entah nanti ada bantuan dana dari pusat atau tidak dan terkait berapa nominalnya, masih dilakukan komunikasi dengan Bappenas dan Kementrian Keuangan, kerana ini program prioritas Kabupaten.
Begitu juga dengan penyusunan APBD 2019, pihaknya akan melihat progres dari pusat, perkembangannya seperti apa, sebab dulu dari pusat akan siap membantu, ketika lahan sudah plant clearing sudah diproses, oleh karena itu Pemkab Tuban akan terus mengejar, apalgi sebentar lagi penyusunan APBN 2019.
“Kita menargetkan 2019 sudah ada rintisannya menggunakan dana APBD, dan 2021 sudah bisa dipergunakan, ” tambah Budi Wiyana.
Sementara, salah satu pemilik lahan yang sudah di bebas untuk JLS, Kasmito warga desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban membenarkan kalau tanah yang dimilikinya sudah di beli oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Tuban pada tahun sebelumnya.
” Ya, Alhamdulillah tahun kemarin sudah dibeli, Namun ini masih saya gunakan, menunggu kalau nanti pembangunan sudah mulai, baru kita berhenti, ” kata Kasmito. (Dur)
