kabartuban.com – Puluhan calon peserta didik baru, memilih mendaftar secara langsung ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tuban, daripada mendaftar langsung secara online melalui situs resmi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Mereka mengaku takut salah saat menginput data secara online sehingga memilih dibantu oleh pihak sekolah.
“Ini mau daftar di SMKN 2 pemasaran, ya agak sulit mas, soalnya belum paham jadi minta dibantu pihak sekolah,” kata Yumalia.
Menurut pelajar lulusan MTsN Tuban ini, pendaftaran secara online belum terlalu familiar bagi dirinya, sebab sebelum ini, belum pernah mencoba atau mengakses situsnya.
“Baru pertama ngakses mas, jadi belum bisa,” lanjutnya.
Sementara itu, Erni, operator yang membantu pendaftaran secara online mengatakan, pelayanan diberikan kepada calon peserta didik untuk mempermudah pendaftaran, disamping itu belum semua pendaftar memahami cara input data pendaftaran.
“Disini kami memfasilitasi peserta PPDB, agar nantinya tidak terjadi kesalahan saat pengisian data, siswa yang melakukan pendaftaran disini juga banyak memilih sekolah lain, tak harus mendaftar disini sekolahnya juga disini” jelas Erni.
Erni juga mengatakan, siswa yang melakukan pengisian data juga bisa memantau perolehan poin pendaftaran di sekolah tersebut, dengan semakin tinggi poin yang didapatkan, maka semakin besar siswa tersebut mendapatkan kesempatan untuk masuk ke sekolah yang di inginkan
“Disini siswa juga bisa melihat perolehan poin, kami sediakan proyeketor disini mas, semakin tinggi poin siswa juga semakin besar kemungkinan masuk,” kata Erni.
Ditemui kabartuban.com Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Cabang Tuban, Edy Sikarno, menghimbau untuk melakukan pengisian data dengan tepat, disamping itu juga memilih jurusan sesuai kemampuan dan potensi, jika perlu meminta persetujuan orang tua.
“Sebaiknya memilih yang pas dan minta pertimbangan orangtua juga perlu,” kata Edy. (Hon)
