kabartuban.com – Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, ke 73, yang diperingati setiap Tanggal 17 pada bulan Agustus, menjadi peluang bisnis bagi sebagian warga untuk menjual bendera merah putih dan pernik kemerdekaan atau agustusan lainya. Para penjual biasanya mangkal dan menjajakan daganganya di pinggir jalan dengan membentang bendera atau umbul-umbul berwarna merah putih.
Salah satunya terlihat di Jalan Diponegoro, Kabupaten Tuban, seorang pedagang bendera bernama Yudhi, yang mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat, sudah menggelar daganganya sejak akhir Juli lalu. Dia sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan pembeli yang akan merayakan hari kemerdekaan dengan memasang bendera dirumah mereka.
“Kalau di Tuban pasarnya bagus dan selalu ramai, sudah setiap tahun kesini,” kata Yudhi.
Menurutnya, selain pasar yang menjanjikan, dirinya juga merasa nyaman berjualan di Tuban karena warga Tuban cukup ramah dengan pendatang. Hal itu juga yang membuat dirinya sudah tiga tahun ini berjualan bendera di Tuban dan selalu berada di lokasi yang sama agar tidak kehilangan pelanggan.
“Nggak cuma menjanjikan, warga sekitar sini juga ramah mas, udah 3 tahun kesini terus, saya juga udah banyak langganan,” katanya.
Senada dengan Yudhi, pedagang bendera lainnya, Irawan warga asal Garut, Jawa Barat, yang menggelar lapaknya di Jalan Dr Soetomo juga mengaku senang berdagang di Kabupaten Tuban. Bahkan pria ini mengaku sudah lebih dari tiga tahun ini berjualan di Tuban.
“Dari Bandung mas, banyak yang jualan ada yang dari Surabaya dari Garut, satu bulan sebelumnya sudah ancang ancang mas pesen banyak untuk dijual disini,” katanya.
Sementara itu Anis, pembeli asal Kebonsari mengaku, membeli bendera agustusan untuk dirinya kibarkan di depan rumah, dirinya menjelaskan, dengan mengkibarkan bendera di bulan Agustus sebagai wujud bangga menjadi warga negara Indonesia
“Untuk di kibarkan ini dihalaman rumah mas, ya sebagai wujud bangga jadi warga negara Indonesia,” (Hon)
