kabartuban.com – Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) kepolisian Resort Tuban mendatangi lembaga sekolah tingkat SMA/SMK maupun MA untuk memberikan himbauan, memberikan pemahaman kepada anak didiknya agar tidak melakukan kegiatan Konvoi dijalan raya, karena tidak ada manfaatnya.
“Kita menindaklanjuti surat dari Dinas Pendidikan Provinsi Cabang Tuban, dengan rencana pengumuman kelulusan SMA, jadi kita dor to dor ke sekolah, ” ujar Kasat Binmas Polres Tuban, AKP Mardhiyah kepada Kabartuban.com saat di temui memberikan pembinaan kepada siswa kelas 12, Kamis (3/5/2018).
Menurut mantan Kapolsek Semanding ini, kegiatan yang tidak ada positifnya, itu tidak usah dilakukan, karena itupun masih tetap dilaksanakan, ketika dijalan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, yang akan rugi mereka sendiri.
“Nanti kalau melakukan konvoi, terus ada kejadian sesuatu hal yang terjadi, siapa yang rugi?,” tambahnya.
Sementara itu, dilain tempat Kepala SMK Taruna Jaya Prawira (TJP) Bambang Kusdiyanto saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya dengan dewan Guru lainnya telah melakukan antisipasi agar, pengumuman kelulusan tidak dilakukan perbuatan yang berlebihan oleh siswanya.
“Nanti akan kita umumkan pas pukul 12 siang itu bisa lihat sekaligus nilainya, dan itupun lewat website sekolah, jadi bukan hanya murid, orang tua wali juga bisa mengontrol, ” sambung Bambang
Pihaknya berharap sesuai damai, bisa memenuhi harapan Pemerintah yakni pembentukan karakter, dengan secara positif. Kalaupun ada yang melanggar, kita serahkan ke pihak yang berwajib.
“Kalau ada yang melanggar lalu lintas, kita serahkan ke polisi dan diproses sesuai dengan aturan yang ada,” harapnya.
Selain itu, Sri Mei Ambarsari (16) Siswa SMK TJP jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) saat ditanya, kenapa tidak mengikuti seperti halnya temannya yang lain dengan mencoret seragamnya?, pihaknya menjawab, kalau hal tersebut dilakukan tentunya tidak pas untuk dipandang, karena bisa dimanfaatkan ke yang lainnya.
“Kan sayang mas, kalau dicoretin, mending dikasih yang lebih membutuhkan, lumayan bisa dimanfaatkan, ” kata gadis yang beralamat Desa Pompongan, Kecamatan Merakurak ini. (dur)
