Semen Indonesia Sigap Membantu Korban Gunung Kelud

333
kelud
ilustrasi foto (tempo.co)

kabartuban.com – Bencana alam meletusnya Gunung Kelud di Kediri menundang simpati dari salah satu raksasa perusahaan di Indonesia PT. Semen Indoenesia (persero) Tbk (PT SI). Melalui program Corporate Social Responcibility (CSR)-nya, perusahaan plat merah tersebut menyalurkan bantuan dana sebesar Rp 2,7 miliar rupiah.

Bantuan dari pabrik semen yang berpusat  produksi di Tuban itu disalurkan kepada warga yang berada di tiga wilayah terdampak, yakni, Kediri, Blitar dan Malang. Dana senilai 2,7 milyar rupiah  tersebut berasal dari bantuan distributor wilayah Jawa Timur sebesar 1,2 miliar rupiah dan dari dana program CSR Semen Indonesia sebesar 1,5 miliar rupiah, Jum’at (14/2/2014).

Dalam keterangan Pers-nya, Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Agung Wiharto mengatakan, “Pemberian bantuan terhadap korban bencana Gunung Kelud merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap warga korban erupsi Kelud,” tuturnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan, ”Bencana Gunung Kelud ini merupakan prioritas utama kami, kami langsung menerjunkan tim untuk memantau lokasi, dan mendirikan posko di tempat – tempat pengungsian. Ada  tiga posko yang telah didirikan. Diantaranya daerah Wates Kediri, Legok Blitar dan Pujon Malang,” tambahnya.

Menurut informasi yang didapat wartawan media ini, bantuan akan disalurkan secara bertahap melalui posko Semen Gresik Peduli. Setiap posko disediakan kebutuhan utama para pengungsi diantaranya, masker, air mineral, mie instan, biskuit, teh kemasan serta snack untuk anak – anak.

Agung Wiharto juga menyatakan bahwa, ”Sampai hari ini masker yang telah dibagikan kepada masyarakat mencapai 50.000 buah. Kami berharap bantuan yang kami berikan bisa membantu masyarakat untuk meringankan beban mereka selama di pengungsian,” pungkasnya.

Sebelumnya, Semen Indonesia juga memberikan bantuan kepada korban banjir di Kudus Jawa Tengah berupa 3000 paket sembako berupa makanan pokok seperti beras, gula pasir, minyak dan sarung, serta korban banjir sebanyak 1500 paket di Kecamatan Subo, Kabupaten Situbondo. (im)