Solidaritas Jurnalis Tuban Untuk Korban Sukhoi

401
Foto : Ronggolawe Pers Solidarity (RPS)

kabartuban.com – Jatuhnya Pesawat Sukhoi Super Jet 100 di gunung salak Bogor menyisakan kepedihan yang mendalam bagi beberapa pihak. Kalangan Jurnalis pun tak pelak harus menundukkan kepala berduka cita. Pasalnya dalam peristiwa naas tersebut, beberapa orang jurnalis ikut menjadi korban jatuhnya Pesawat Komersial tercanggih buatan Rusia tersebut.

Rabu (16/5), Ronggolawe Pers Solidarity (RPS) yang merupakan organisasi wartawan di Bumi Ronggolawe Tuban ikut menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang amat mendalam. Bentuk duka cita tersebut diwujudkan dengan terselenggaranya acara Doa Bersama untuk korban Sukhoi. Selain do’a bersama, RPS juga menggelar diskusi yang cukup bagus mengenai dunia Jurnalis di tanah air, khususnya di Kabupaten Tuban.

Ketua RPS Khoirul Huda mengatakan, acara ini terselenggara sebagai wujud kepedulian RPS atas musibah besar yang menimpa bangsa ini, yaitu jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100. Lebih lanjut Huda mengatakan, dengan terselenggaranya acara ini, kami berharap akan lebih mempererat solidaritas jurnalis di Kabupaten Tuban.

Setelah sholat gaib dan do’a bersama, acara dilanjutkan dengan diskusi yang dipimpin oleh narasumber Teguh Budi Santoso. Dari materi yang disampaikan Teguh, Teguh sangat menyayangkan eksploitasi beberapa media televisi yang terlalu detail menampakan kesedihan keluarga korban. Menurut Teguh, hal itu sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Lebih lanjut Teguh juga menyampaikan profesionalitas Jurnalis di Tuban harus lebih ditingkatkan. “Menjadi Jurnalis taruhannya adalah nyawa, oleh karenanya menjadi seorang Jurnalis harus benar – benar serius dan mampu menunjukan profesionalitasnya”.

Teguh juga menyayangkan kesejahteraan Jurnalis yang sampai saat ini masih jauh di bawah cukup. Lebih lanjut Teguh mencontohkan nasib Jurnalis yang menjadi korban jatuhnya pesawat Sukhoi tersebut, dengan mempertaruhkan hilangnya nyawa untuk mengejar sebuah berita, belum tentu gaji yang dibayarkan sesuai dengan bahaya yang diterjang.

Diskusi berlanjut hingga pukul 22.00 WIB, Di akhir acara, Ketua RPS Khoirul Huda berharap selain sebagai bentuk solidaritas kepada Jurnalis yang gugur dalam tragedi Sukhoi, dengan adanya acara ini dapat meningkatkan solidaritas Jurnalis di Tuban. “Kami berharap dengan digelarnya acara ini, juga dapat meningkatkan solidaritas kawan – kawan Jurnalis di Tuban”, kata Huda.(iim)