kabartuban.com – Badan Usaha Logistik (Bulog) Subdrive Bojonegoro yang mencakup tiga wilayah yakni Bojonegoro, Tuban dan Lamongan menjamin persediaan beras masih aman hingga tujuh bulan mendatang. Stok beras tersebut tersimpan di gudang-gudang milik Bulog yang berada di tiga Kabupaten tersebut.
“Stok masih aman hingga tujuh bulan mendatang,” terang Wakil Kepala Bulog Subdrive Bojonegoro, Umar Syarif kepada kabartuban.com, Jumat (9/9/2016).
Umar mengatakan bahwa, saat ini Bulog Subdrive Bojonegoro setidaknya masih memiliki stok beras sekitar 35 ton. Stok tersebut dapatkan dari hasil pengadaan dan penyerapan dari petani sepanjang musim panen gabah beberapa waktu lalu.
Guna menjaga ketersediaan beras di musim kemarau dan panen gabah yang menyusut seperti saat ini, Bulog terus melakukan penyerapan dari petani melalui rekanan yang ada. Sehingga, jika sewaktu-waktu terjadi gejolak harga, Bulog adapat melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga.
“Penyerapan masih dilakukan, dengan kapasitas rata-rata per bulan 1000 Kg hingga 2000 Kg per bulan,” jelasnya.
Diketahui untuk alokasi beras sejahtera (Rastra) di wilayah Bulog Subdrive Bojonegoro sebanyak 4.775 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Jumlah tersebut diantaranya Tuban 1.456 RTS, Bojonegoro 1.775 RTS dan Lamongan 1.554 RTS. (lk/har)
