kabartuban.com – Bidang Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kabupaten Tuban, optimis, kekurangan tenaga kebersihan tidak akan menghilangkan ciri khas kota Tuban sebagai kota yang bersih dan asri.
Kepala Bidang, Kebersihandan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kabupaten Tuban, Sumarno, menjelakan, jika melihat kondisi kota Tuban saat ini, dengan jumlah tenaga kebersihan sebanyak 280 orang, mestinya kurang memadai untuk menjamin kota selalu terlihat bersih.
“Idealnya, sekitar 350, untuk membersihkan kota, namun kami tetap berupaya dengan jumlah 280 tenaga itu kota selalu bersih,” terang Sumarno.
Menurut Sumarno, untuk menjaga dan membersihkan lingkungan kota Tuban selalu terlihat indah, dengan sumberdaya yang jumlahnya minim tersebut, aktiitas pembersihan kota dilaksanakan sepanjang hari dengan menerapkan kerja sift, yakni pukul 05.00 hingga 12.00, 12.00 hingga 17.00.
“Kawasan ring penyangga sekarang melebar, dan itu menjadi tanggungjawab kita, untuk sift tertentu bisa sampai malam,” terang Sumarno.
Disampaikan, untuk memenuhi kekurangan tenaga, tahun ini dinas akan menambah tenaga kebersihan kontrak sebanyak 30 tenaga baru, diharapkan dengan penambahan ini, titik-titik tertentu yang semula jarang mendapatkan penanganan kebersihan dapat dilakukan lebih intensif.
“Rencana ada penambahan, jumlahnya sekitar 30 orang,” katanya.
Sumarno juga menyampaikan, jika kebersihan sebenarnya tidak hanya tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini dinas terkait, akan tetapi kebersihan juga tanggung jawab masyarakat, demi menciptakan lingkugan bersih dan sehat.
“Tidak melulu dinas sebenarnya, masyaraat juga punya tanggungjawab soal kebersihan, karena lingkungan yang bersih adalah tanggungjawab kita bersama,” pungkasnya. (Luk)
