kabartuban.com – Seorang remaja yang masih berstatus pelajar, kelas 2 di salah satu SMA di Kabupaten Tuban ditemukan saudaranya tergantung di salah satu pintu dalam rumahnya, yang berada di Perumahan Cokroaminoto, Blok A nomor 34, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Pelajar malang itu diketahui bernama Rahmad Noval Atthoriq (17). Dia merupakan salah satu pelajar yang duduk di bangku kelas 2 SMA Negeri 1 Tuban asal Desa Dahor, Kecamatan Grabagan.
“Warga Grabagan sekolah disini, rumah ini milik budenya,” ujar Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo.
Belum diketahui pasti motif bunuh diri pelajar yang dikenal cukup aktif dalam kegiatan di sekolah itu. Namun kuat dugaan pelajar itu nekat mengakhiri hidupnya karena depresi, karena sebelumnya sering mengeluh sakit dibagian kemaluan pasca menjalani operasi.
“Menurut keterangan budenya, korban ini pernah operasi, dan sering mengeluh sakit setelah aktifitas berat, dugaan kuat depresi karena itu,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan tanda penganiayaan ditubuh korban, kasus kematian remaja itu dipastikan bunuh diri.
Dilokasi, Mujayanah bude korban membenarkan jika keponakannya itu tinggal sendiri, karena rumah tersebut belum ditempati oleh keluarga Mujayanah.
“Kalau Jumat dan Sabtu biasanya kita ke sini ikut tidur di sini, kan rumah ini belum ditempati,” terang Mujayanah.
Mujayanah juga merupakan orang pertama yang menemukan korban, saat itu dia berencana tidur dirumah yang berada di kelurahan Semanding itu, bersama anak dan menantunya.
“Rencana mau tidur disini, karena biasanya begitu,” pungkas Mujayanah. (Luk)
