kabartuban.com- Mendekati lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah, pinggir jalan dan trotoar Jalan Raya Kerek menuju Montong, sekitar pasar Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, mulai ramai pedagang busana lebaran dadakan yang menggelar lapak daganganya di trotoar sepanjang jalan.
Data yang dihimpun kabaruban.com dilapangan, pedagang dadakan ini sudah mulai menjajakan dagangan mereka sejak sepuluh hari menjelang lebaran setiap malamnya. Tidak hanya baju lebaran, pedagang ini juga menawarkan beragam perlengkapan lebaran seperti sandal, mukena, sajadah hingga peci untuk sholat idul fitri nanti.
Zamil, salah satu pedagang yang ditemui kabartuban.com mengatakan, dirinya hampir setiap tahun menggelar lapak daganganya dipinggir jalan setiap memasuki penghujung bulan ramadan seperti saat ini. “Sore sebelum buka puasa sudah mulai berjualan mas, biasanya sampai jam 10 malam,” Kata Zamil (21/6/2017).
Tidak hanya Zamil, terdapat puluhan pedagang yang berjajar berjualan dipinggir jalan depan pasar Desa Margomulyo. Rata-rata merak ini merupakan pedagang yang memiliki lapak didalam pasar Margomulyo, Kerek, namun sengaja berjualan dipinggir jalan memanfaatkan momentum jelang lebaran.
“Kalau pagi dipasar mas, kalau malam disini, meski tidak setiap hari hasilnya lumayan, selama sepuluh hari sampai malam takbiran, bisa ratusan potong terjual,” terang pria ini sambil melayani pembeli.
Sementara itu, seorang pembeli Erlino, warga Kecamatan Kerek mengatakan, untuk membeli baju lebaran atau mukena untuk sholat idul fitri, tidak perlu jauh jauh ke kota, sebab pedagang dadakan seperti ini sudah menyediakan banyak pilihan untruk busana lebaran.
“Jalan-jalan mas, sekalian lihat-lihat siapa tahu ada yang cocok,” kata Erlino, yang saat itu bersama anaknya. (Luk)
