kabartuban.com – Tiga orang warga desa Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek , Jum’at (28/9/2018) siang, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur.
Ketiga korban tersebut masing-masing atas nama Waspodo (56) pegawai dari Ely pemilik sumur, sementara Surono (52) dan Warsimo (47) warga yang diminta untuk menguras Sumur.
Proses pemindahan yang dilakukan Tim Search And Rescue (SAR) gabungan sempat mendapati kesulitan. Karena ketiga korban saat ditemukan berada di dalam air dengan kedalaman sekitar 1 meter. Sedangkan kedalaman sumur sendiri sekitar 4,5 – 5 meter.
Evakuasi pun akhirnya dilakukan secara manual dengan memanfaatkan besi sekitar enam meter yang ujungnya dibuat pengait. Besi itu disambungkan dengan tali kernmantle yang dikerek dari atas oleh Tim SAR.
Satu anggota Tim SAR yang juga turun ke dalam sumur untuk mengarahkan besi hingga menemukan korban. Anggota Tim SAR yang turun ke dalam sumur ini sebanyak tiga orang secara bergantian.
“Ya tadi saya yang masuk ke dalam sumur untuk mengevakuasi korban. Diperkirakan dari permukaan air di dalam sumur nampaknya kedalaman air masih ada sekitar satu meter,” kata Goto kepada kabartuban.com.
Ketiga korban itu tenggelam ke dalam sumur saat menguras air sumur milik warga kampung setempat yang menggunakan mesin generator set (genset). Diduga ketiganya keracunan menghirup gas buang dari mesin genset yang masuk ke dalam sumur.
Kepala Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek membenarkan ada tiga warga yang mengalami kecelakaan di dalam sumur.
“Ketiganya sedang menguras air sumur, dan warga kami,” kata Maria saat berbincang dengan sejumlah awak media. (Dur/Rul)
