BUMN, BUMD Dan Perbankkan, Support Program Pemkab Tuban

683
Bank Jatimkabartuban.com – Setelah sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas), Mulai dari Nahdlatul Ulama’ (NU), Muhamadiyah (MD) dan Pimpinan Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Klenteng Kwan Sing Bio Tuban memberikan dukungan penuh pada program pengentasan kemiskinan Gerakan Bersama Membantu Masyarakat Miskin “GEMA TUMASKIN” Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.
Kali ini dukungan dan suport berasal dari kalangan industri mulai badan usaha milik negara (BUMN) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kalangan perbank-kan dan sejumlah perusahan swasta yang ada di Bumi Wali Tuban. Seperti halnya PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (PT SI) dan Perum Perhutani KPH Parengan, dan Bank Jatim Cabang Tuban.
Seperti disampikan Direktur Utama (Dirut) PT SI Dr.Ir. Dwi Sujitpo, MM perusahan yang memproduksi semen terbesar di Kabupaten Tuban atau terdapat empat (4) pabrik di Bumi wali ini akan mensuport penuh program-program yang dilakukan oleh Pemkab Tuban.
Dimana PT SI sebagai perusahan neraga selain diwajibkan mencari keuntungan untuk menambah pendapatan negara, juga diharuskan bisa mensejahterakan masyarakat sekitar dengan program-program Corporate social responsibility (CSR) yang dimiliki baik dalam bentuk bantuan tunai ataupun pemberdayaaan.
“Kita tau kemiskinan tidak hanya bisa diatasi oleh program2 pemerintah daerah saja, oleh karena itu kita harus bahu membau untuk mengentas kemiskinan dengan mensinergikan program-program CSR yang dimiliki oleh PT SI dengan pemerintah juga perusahan lain, hal ini sesuai dengan sistem managemen triple bottom line,” Kata Dwi Sujitpo.
Lebih lanjut Dwi Sujitpo berharap dengan keberadaan pabrik semen dikabupaten Tuban juga bisa berdampak positif atau multiplayer efek pada masyarakat sekitar, baik peningkatan perekonomian, pendidikan dll.
“Kita akan mensuport program Pemkab Tuban yang baik itu, utamanya dalam bidang pendidikan, karena kita berharap dengan tingat pendidikan masyarakat yang baik, maka ke depan masyarakat tuban lebih baik dan akan mandiri, selanjutnya perkembangan perekonomian dengan bentuk kemitraan juga perbaik infrastruktur,” Terang Dirut PT SI ini.
Sementara itu, Perum Perhutani KPH Parengan, Tuban, Jatirohgo dan Kebunharjo melalui ADM KPH Parengan, Daniel Budi Cahyono, S.Hut juga akan mensuport pada desa atau warga kurang mampu, utamanya pada masyarakat kurang mampu disekitar kawasan hutan negara.
Perum perhutani juga berharap, program “GEMA TUMASKIN” bisa menjadi gerakan yang bersinergi dalam proses pembangunan, karena keberadan kelestarian hutan juga tidak lepas dari keberadaan masyarakat sekitar kawasan hutan.
“Seluruh wilayah kerja perhutani, tidak lepas dari interaksi dengan masyarakat, keberadaan pengelolaan lahan hutan bisa mendapatkan efek pada masyarakat, baik melalui sistem pengelolan sumber daya hutan (PHBN) yang selama ini dilakukan, atau dengan bentuk lain dan kami sangat terbuka untuk bekerjasama dan mensuport Pemkab Tuban,” Daniel Budi Cahyono, S.Hut ADM KPH Parengan.
Sedangkan pada dunia perbank-kan, seperti yang disampikan oleh Kepala Cabang Bank Jatim Cabang Tuban Budi Suwarno, BUMD yang ia pimpin juga mendukung penuh program, diantaranya akan membangun rumah tidak layak huni RTLH sebanyak 185 unit di Kabupaten Tuban.
“Selain rencana kegiatan pembangunan RTLH, sebenar-nya kita sudah jauh hari melakukan kegiatan bentuk kepedulaian sosial, diantaranya pemberian sembako pada Maskin, korban bencan banjir dan pemerian sembako pada Pasukan Kuning,” Kata Kepala Cabang Bank Jatim Cabang Tuban. (kh)