kabartuban.com – Guna meninggalkan rokok konvensional yang dinilai berbahaya bagi kesehatan, Vapor atau rokok elektrik akhir-akhir ini menjadi pilihan sebagian orang karena dinilai lebih aman.
Firman, salah satu perokok berat mengaku sudah satu tahun ini menjadi pengguna rokok elektrik atau vapor. Bahkan, ia mengaku keluhan sakit di dada yang dikeluhkan saat masih mengkonsumsi rokok konvensional sudah hilang, sejak ia menggunakan vapor.
“Sudah setahun saya beralih ke rokok elektrik atau vapor, dan setelah berhenti merokok, saya sekarang lebih gemuk,” terang Firman kepada kabartuban.com, Jum’at (7/10/2016).
Selain sebagai alat untuk berhenti merokok, lanjut Firman saat ini vapor juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup terutama dikalangan anak muda, munculnya komunitas vapor dan toko penjual vapor menjadikan vapor berkembang pesat dikalangan muda
“Komunitas vapor sekarang sudah ada di Tuban, karena para pemuda saat ini banyak yang menggunakan vapor dan telah menjadi gaya hidup dikalangan anak muda,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Saiful Hadi menanggapi fenomena munculnya vapor yang dinilai lebih aman. Ia meminta para pengguna vapor untuk tetap bersikap bijak, karena legalitas produk tersebut di Indonesia belum jelas.
“Produk ini belum jelas keamanan atau legalitasnya, sebab kami sendiri belum mendapatkan petunjuk dari pusat soal itu,” kata Saiful.
Terkait baik apa tidaknya produk ini, Saiful tidak bisa menjawab, karena belum ada penelitian dari otoritas kesehatan. “Kami belum bisa menjawab soal aman atau tidaknya, karena belum ada penelitian lebih lanjut soal itu,” tutupnya. (lk/har)
