Dugaan Pungli PTSL, Tiga Kades Diperiksa Satreskrim Polres Tuban

kabartuban.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang digagas oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah, diduga disalahgunakan oleh sejumlah oknum perangkat desa.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban melalui Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), IPTU Dhanny Rhakasiwi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa tiga Kepala Desa (Kades) terkait dugaan pemungutan liar (pungli) dalam program tersebut.

“Kami telah memeriksa beberapa Kepala Desa karena adanya laporan dugaan pungli. Namun, status mereka masih sebagai saksi karena alat bukti yang ada belum cukup kuat,” ujar Dhanny, Kamis (09/01/2025).

Menurutnya, kendala utama dalam kasus ini adalah minimnya saksi dari masyarakat yang bersedia memberikan keterangan.

“Banyak warga yang enggan menjadi saksi, mungkin karena takut atau tidak ingin terlibat lebih jauh,” jelasnya.

Berdasarkan hasil kesepakatan antara BPN, Kepolisian, dan Kejaksaan, biaya resmi PTSL telah ditetapkan sebesar Rp.400 ribu. Namun, sejumlah oknum perangkat desa diduga meminta biaya lebih dari jumlah yang telah disepakati.

Adapun tiga desa yang pejabat desanya telah diperiksa adalah Desa Menyunyur (Kecamatan Grabakan), Desa Sambongrejo (Kecamatan Semanding), dan Desa Margomulyo (Kecamatan Kerek). Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Jika terbukti bersalah, para pelaku dapat dijerat dengan Pasal 12 UU (Undang-Undang) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi,” tegas Dhanny.

Ia juga menghimbau agar perangkat desa dan masyarakat mematuhi kesepakatan yang telah ditetapkan terkait biaya PTSL. Hal ini penting untuk menjaga transparansi dan mencegah terjadinya pelanggaran hukum.

Kasus ini menjadi pengingat agar program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi oleh oknum tertentu. (fah/za)

Populer Minggu Ini

Pemkab Tuban Raih JDIH Award Jatim 2026, Layanan Hukum Digital Dapat Nilai 99

kabartuban.com - Pemerintah Kabupaten Tuban kembali menorehkan prestasi di...

Duka Berlapis Keluarga Driver Ojol Tuban, Sang Ayah Wafat Saat Menanti Keadilan untuk Anaknya

kabartuban.com - Duka belum sempat reda di keluarga almarhum...

Kebijakan Hapus Honorer Picu Keresahan Mahasiswa Pendidikan di Tuban, Calon Guru Mulai Siapkan Rencana Cadangan

kabartuban.com - Kebijakan penghapusan tenaga honorer di sektor pendidikan...

Pemkab Gelontorkan Rp33 Miliar untuk Wisata, Pemandian Bektiharjo Belum Tersentuh

kabartuban.com - Saat Pemerintah Kabupaten Tuban mulai mengguyur miliaran...

Polisi Periksa PDAM Terkait Kecelakaan Maut Ojol di Proyek Sekolah Rakyat Tuban

kabartuban.com - Kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengemudi...

Artikel Terkait