kabartuban.com – Tiga warga Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek yang tewas di dalam sumur penampungan milik Ely warga setempat, diduga keracunan karena menghirup gas dari asap diesel yang digunakan untuk menguras sumur tampungan air.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Kerek, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mujianto, bahwa dugaan kuat yang menyebakan ketiganya meninggal didalam sumur karena menghirup gas atau asap dari mesin yang digunakan untuk menyedot air dari sumur .
“Dugaan awal kita mengarah kepada gas yang masuk dalam sumur. Namun, untuk lebih jelas masih menunggu dari hasil visum dari Rumah Sakit umum, untuk mengetahui penyebab pastinya,” ujar AKP Mujianto , Kapolsek Kerek kepada kabartuban.com , Jum’at (28/9/2018).
Lebih lanjut diterangkan, peristiwa naas itu bermula, saat Waspodo (56) pegawai dari pemilik sumur, turun memeriksa di dalam sumur tandon yang berada dibawah tanah, karena pipa yang digunakan untuk menguras sumur mengalami trouble.
Namun, lama tak keluar Surono (52) dan Warsino yang diminta untuk membersihkan sumur melihat Waspodo pingsan di dalam sumur yang kedalaman air sekitar 1 meter, karena mulut sumur yang terlalu kecil sehingga oksigen yang masuk terbatas ditambah asap disel yang masuk kedalam sumur, membuat ketiganya tidak bisa terselamatkan.
“Jadi awal turun pertama pegawai Cik El (panggilan akrab pemilik sumur) untuk ngecek pipa di dalam, sumur dikarenakan air tidak keluar, dirasa lama tak keluar akhir keduanya ikut masuk turun ke dalam sumur,” tambahnya.
Sementara keterangan lain, tetangga Cik Li Mustain (56) yang juga saksi, yang mengetahui kejadin pertama kali mengungkapkan, pihaknya mengetahui peristiwa itu, ketika ia di pinjami tangga untuk menyelamatkan Waspodo yang awal masuk di dalam sumur. Setelah mengambilkan yang diminta kedua korban, ia sarapan. Selanjutnya, selang satu jam ada suara teriakan minta tolong.
“Pak waspodo semaput, tolong sampean mudun, jelas sekali suara Surono dalam meminta pertolongan, karena saya sakit saya kemudian mencari warga yang lewat di depan jalan raya untuk meminta tolong,” terang Mustain.
Sekitar pukul 11.30 WIB Tim Search And Rescue (SAR) gabungan membantu ketiga korban dievakuasi ke atas, dan selanjutnya di larikan ke rumah sakit umum. (Dur/Rul)
