Guna Cegah Bentrok Antar Perguruan Silat, Polres Tuban Undang Pengurus Silat se Kabupaten

69
foto: Kapolres Tuban bersama pengurus organisasi silat se kabupaten Tuban (dok. polres Tuban)

kabartuban.com – Antisipasi maraknya perkelahian yang disebabkan gesekan antara oknum perguruan silat yang sering terjadi, Kepolisian Resor (Polres) Tuban Polda Jawa timur mengundang Pengurus perguruan silat se- Kabupaten untuk melaksanakan silaturahmi dan berdiskusi

Kegiatan yang tersebut dilaksanakan di Gedung Sanika Satyawada tersebut dipimpin oleh Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi, Pasi Intel Kodim 0811 Tuban Kapten Istoha, Kasatpol PP Tuban. Gunadi, serta Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Tuban H. Faisol dan dihadiri seluruh Pengurus perguruan silat yang ada di Kabupaten Tuban yang dilakukan pada Rabu, (10/01/2023) lalu.

Dalam arahannya Wakapolres Tuban menjelaskan bahwa sedikitnya telah terjadi 129 kali kejadian perkelahian antar oknum perguruan silat di Jawa timur pada tahun 2022 yang mayoritas kejadian terjadi pada malam hari.

Menanggapi hal tersebut Kepolisian daerah Jawa timur hanya memperbolehkan kegiatan masyarakat yang melibatkan massa perguruan silat dilakukan pada hari Senin hingga Jumat dan dilaksanakan siang hari antara pukul 07.00-17.30 wib.

“Pada intinya agar kegiatan perguruan silat tidak dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu serta hanya diperkenankan dilaksanakan pada siang hari” Ucap Kompol Palma.

Lebih lanjut Kompol Palma meminta kepada seluruh perguruan silat di Kabupaten Tuban agar tidak terpengaruh dengan adanya kegiatan perguruan silat dari wilayah lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain itu orang nomor dua di Polres Tuban itu berharap kepada para pengurus perguruan silat agar bertanggungjawab secara moral terhadap segala pergerakan massa dari kelompoknya serta memberikan arahan kepada warganya untuk tidak terprovokasi berita dari media sosial maupun ikut menyebarluaskan.

“Apabila ada kejadian tindak pidana yang melibatkan perguruan silat akan dilakukan proses hukum secara profesional, Polres Tuban akan terbuka dalam proses hukum sehingga tidak perlu adanya pengerahan massa” terangnya.

Sementara itu ketua IPSI Kabupaten Tuban mengatakan sangat mengapresiasi pihak kepolisian resor Tuban yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut serta menyikapi kejadian perselisihan yang sering terjadi antar perguruan mengatakan.

“Pertama saya apresiasi kepada Polres Tuban yang telah memfasilitasi kegiatan silaturahmi ini untuk menciptakan Kamtibmas di kabupaten Tuban” ucapnya.

Baca Juga:

RSNU Tuban Kembangkan Layanan Antar Obat Untuk Mudahkan Pasien

Selain Jeruk, Kue Keranjang Jadi Makanan Khas saat Imlek

Lebih lanjut ia berharap seluruh pengurus perguruan silat yang hadir agar bisa memberikan arahan kepada anggotanya untuk bersama-sama membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kabupaten Tuban.

“Kepada seluruh perguruan yang ada di kabupaten Tuban, mari bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan khususnya sesama insan persilatan,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua maupun pengurus dari 12 perguruan silat yang ada di kabupaten Tuban, Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. (hin/dil)