Kembalikan Pedagang ke Lokasi Relokasi, Disperpar Lakukan Pendekatan Persuasif

kabartuban.com – Dinas Perekomomian dan Pariwisata (Disperpar) Tuban akan melakukan pendekatan secara persuasif kepada para pedagang burung, hal tersebut lantaran belakangan ini  pasar burung ditinggalkan para pedagang burung dengan alasan di lokasi baru dagangan burung tidak laku.

“Kita akan tetap mengembalikan fungsi pasar burung, dan akan melakukan pendekatan kepada pedagang yang kembali ke lokasi lama yaitu di belakang Pasar Baru Tuban,” ungkap Kepala Bidang Perdagangan Disperpar Tuban, Bhismo Aji, kepada kabartuban.com, Rabu (13/9/2014).

Masih terang Bhismo, selain dilakukan pendekatan secara persuasif, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan ketua paguyuban, dan akan menggelar berbagai kegiatan lomba burung kicau sebagai ajang promosi dan pegenalan ke publik lokasi pasar burung.

“Dalam waktu dekat ini kita akan carikan sponsor dan mengadakan lomba disana, tinggal nunggu intruksi dari pimpinan,” pungkasnya.

Dikatakan oleh Bhismo, jika lokasi ramai, secara otomatis pedagang akan kembali ke lokasi itu. Namun jika langkah ini tidak  mempan juga, pihaknya telah berkordinasi dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban di lokasi lama.

“Sebab pedagang yang kembali ke lokasi lama adalah pedagang burung bersepedah bukan pedagang menetap yang  saat ini masih ada di lokasi pasar burung Jalan HOS Cokroaminoto,” ujarnya.

Menurutnya, setelah pihaknya terjun ke lapangan, para pedagang burung yang telah meninggalakan pasar burung ada sekitar 24 pedagang dari total 70 pedagang yang direlokasi, dan mereka adalah pedagang bersepeda.

“Meski sudah berkordinasi dengan pihak Satpol PP, kita akan  meminta penertiban tidak dilakukan penyitaan, diharapkan langkah ini mampu membuat pedagang mengerti agar pasar burung tidak menjadi satu dengan pasar tradisional,”tutupnya. (har)

Populer Minggu Ini

Pemutakhiran Barcode Biosolar Dinilai Tepat Sasaran, Pakar Dukung Langkah Pertamina

kabartuban.com - Pemutakhiran data barcode untuk pembelian Biosolar dinilai...

DPRD Tuban Soroti Limbah Cucian Kuarsa di Jenu, Sungai Dangkal, Petani–Nelayan Tercekik

kabartuban.com - Gelombang keluhan warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban,...

Meski Izin Menggantung, Kirab Kimsin di Kwan Sing Bio Tuban Tetap Diserbu Ribuan Pengunjung

kabartuban.com - Di tengah ketidakpastian izin keramaian dari kepolisian,...

May Day 2026 di Tuban, Ribuan Buruh Turun ke Jalan, Bupati Janjikan Realisasi Semua Tuntutan

kabartuban.com - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day...

DLHP Sidak 25 Titik Cucian Kuarsa, Dampak Lingkungan Jadi Sorotan

kabartuban.com - Ancaman kerusakan lingkungan di wilayah pesisir utara...

Artikel Terkait