kabartuban.com – Peningkatan volume kendaraan di Jalur Pantura Tuban, mulai terlihat pada enam hari menjelang lebaran Idul fitri 2018 ini. Peningkatan kepdatan kendaraan ini diperkirakan sudah 8 persen dibandingkan hari biasanya.
Wakil Ketua Regu Posko Kambang Putih, Heri, mengatakan, hasil pantuan petugas Dinas Perhubungan, kenaikan kendaraan sudah mengalami peningkatan 8 persen dari hari biasanya, kenaikan tersebut akan terus mengalami peningkatan hingga puncaknya pada tiga hari menjelang lebaran
“Kenaikan kendaraan sudah mencapai 8 persen, dari hasil pantauan kami, kendaraan masih didominasi oleh roda empat dan kendaraan umum,” kata Heri.
Heri menambahkan, peningkatan kendaraan pemudik terpantau lebih didominasi dari arah Semarang menuju Surabaya, sementara dari arah sebaliknya tidak terlelu padat.
“Dari arah Semarang menuju Surabaya yang sudah terlihat, untuk arah sebaliknya masih belum terjadi peningkatan,” lanjut Heri.
Pihak Dinas Perhubungan mengingatkan agar pemudik berhati-hati selama perjalanan menuju kampung halaman mereka, selain itu juga mempersiapkan kondisi kendaraan, serta kondisi fisik diri sendiri sebelum menempuh perjalanan jauh.
“Untuk para pemudik diservis dulu kendaraannya dan jika sudah capek jangan lupa istirahat agar tidak terjadi hal-hal yang buruk,” imbuh Heri.
Sementara itu, Hariyono, pemudik asal Jakarta yang mengaku akan mudik ke Madura mengatakan, jika dirinya memilih mudik hari ini dengan keluarganya karena kendaraan dijalur pantura belum terlalu padat. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan di titik-titik tertentu jalur mudik yang akan dia lalui.
Dengan mudik lebih awal, tambah dia, anak-anak juga bisa bermain untuk menikmati liburan sekolahnya lebih awal bersama sanak keluarga yang berada di kampung halaman
“Sengaja berangkat sekarang mas, ini anak-anak baru libur, langsung berangkat sekarang biar ngak terjebak macet dan anak-anak bisa kumpul sama teman teman kampungya lebih awal,” kata Hariyono Saat ditemui di Rest Area Tuban. (Hon)
