Kernet Meninggal Dunia, Setelah Truknya Jatuh di Jurang Tambang Kapur Tuban

33
Bangkai truk masih berada di dasar jurang dan belum dievakuasi

kabartuban.com – Seorang kernet truk meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya terjun ke jurang di area tambang kapur di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 13:00 WIB pada Rabu, (22 Mei 2024).

Korban, yang diidentifikasi bernama Naib (30) dari Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Tuban. Menurut laporan kepolisian, saat ditemukan di lokasi kejadian, Naib masih bernapas meski dalam kondisi kritis.

Saksi mata, Purwanto, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan Naib mencoba menghindari kendaraan dari arah berlawanan di jalan yang sempit.

“Pengemudi ragu antara terus atau berhenti,” ujar Purwanto.

Purwanto menambahkan bahwa Naib kurang mahir dalam mengemudi, yang mengakibatkan keragu-raguan saat harus menginjak pedal gas atau rem. Pada saat kejadian, sopir asli truk tersebut sedang berada di bawah lokasi tambang kapur untuk mencari muatan, sehingga truk dibawa oleh kernetnya.

Truk yang jatuh ke jurang sedalam sekitar 50 meter tersebut adalah milik seseorang dari Kecamatan Grabagan. Hingga kini, truk yang mengalami kerusakan parah masih berada di dalam jurang dan belum ada tanda-tanda upaya evakuasi. (fah/zum)

/